Remaja 16 Tahun Tenggelam Saat Berenang di Sungai Cimanceuri Kabupaten Tangerang

Seorang remaja asal Tangerang dilaporkan tenggelam di Sungai Cimanceuri, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta tengah mencari Didi (16) yang tenggelam di Sungai Cimanceuri, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Jumat (22/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, SINDANG JAYA - Seorang remaja asal Tangerang dilaporkan tenggelam di Sungai Cimanceuri, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Korban tenggelam pada Jumat (22/5/2020) sekira pukul 07.00 WIB saat sedang berenang di sungai tersebut.

Awal kejadian, korban yang bernama Didi Setiadi (16) bersama dengan tiga orang temannya sedang berenang di sungai Cimanceuri.

Berselang 30 menit berlalu tanpa disadari mereka mulai terbawa arus sungai.

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Hendra Sudirman, tiga orang rekannya selamat hingga ke tepian.

Petugas Kampanye Pakai APD & Bawa Peti Jenazah, Pemkot Jaksel Ingatkan Korban Corona Sudah Banyak

"Nahas, korban hanyut terbawa arus dan hingga saat ini korban belum ditemukan," kata Hendra melalui pesan singkat.

Ia menjelaskan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Tangerang mengenai kejadian tersebut dan kemudian mengerahkan satu tim Rescue ke lokasi kejadian.

"Kami kerahkan tim rescue dari dengan peralatan SAR air lengkap pagi ini untuk melakukan operasi SAR terhadap remaja yang tenggelam di Sungai Cimanceuri," terang Hendra.

TPA Cipeucang Kota Tangerang Longsor, Sungai Cisadane Dipenuhi Sampah

Beliau juga menegaskan pencarian pada hari ini akan dibagi ke dalam tiga area dimana, SRU pertama akan melakukan penyeleman di sekitar lokasi kejadian dengan radius 10 meter.

SRU kedua akan melakukan penyisiran menggunakan rubber boat dari lokasi kejadian sejauh lima kilometer.

"Kemudian SRU ketiga akan melakukan pencarian secara visual dari lokasi kejadian sejauh lima kilometer," tutup Hendra.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved