Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pembayaran Zakat Fitrah di Kabupaten Tangerang Terapkan Ini

Dalam surat edaran tersebut, pada poin nomor 6 tertulis hal terkait pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah dan/atau ZIS di Kabupaten Tangerang.

Istimewa/dokumentasi Pemkab Tangerang
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat melakukan konferensi pers secara digital soal pemberlakuan PSBB di Kabupaten Tangerang, Senin (13/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang mengeluarkan surat edaran soal aturan pembayaran zakat fitrah menjelang hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Aturan tersebut termaktub dalam Surat edaran bernomor 443.2/1638- Huk/2020 Tentang Panduan pelaksanaan ibadah Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di rumah ibadah Dan/Atau di tempat tertentu di tengah Pandemi/Wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dalam surat edaran tersebut, pada poin nomor 6 tertulis hal terkait pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah dan/atau ZIS (Zakat, Infak, dan Shadaqah), ditetapkan ketentuan sebagai berikut :

A. Mengimbau kepada segenap umat muslim khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang agar membayarkan zakat segera sebelum berakhirnya Ramadan, sehingga dapat terditribusi lebih cepat.

B. bagi Organisasi Pengelola Zakat, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) dan panitia pengumpulan Zakat Fitrah atau ZIS untuk meminimalkan pengumpulan zakat melalui kontak fisik, tatap muka, secara langsung dan membuka gerai ditempat keramaian, dengan mengantinya menjadi sosialisasi pembayaran zakat melalui layanan jemput zakat dan transfer layanan perbankan.

C. Organisasi Pengelola Zakat, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) dan panitia pengumpulan Zakat Fitrah atau ZIS dilingkungan masjid/musala dan/atau tempat lain memastikan tempat pengumpulan zakat selalu dalam keadaan bersih dan higienis antara dengan secara rutin membersihkan lingkungan tempat pengumpulan zakat dan semua sarana prasarana yang digunakan dalam pengumpulan zakat sesuai standar protokol kesehatan dalam pencegahan penularan pandemik/wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

D. Organisasi Pengelola Zakat, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) dan panitia pengumpulan Zakat Fitrah atau ZIS yang berada di lingkungan masjid, musala dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada dilingkungan masyarakat untuk pro aktif dalam melakukan pendataan mustahik dengan berkoordinasi kepada tokoh masyarakat maupun Ketua RT dan RW setempat.

E. Organisasi Pengelola Zakat, Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) dan panitia pengumpulan Zakat Fitrah dan/atau ZIS yang berada dilingkungan masjid/musala dan/atau tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada dilingkungan masyarakat untuk melakukan penyaluran dengan memberikan secara langsung kepada mustahik, tidak melalui tukar kupon dan mengadakan pengumpulan orang.

F. petugas yang melakukan penyaluran zakat fitrah dan/atau ZIS agar dilengkapi dengan alat pelindung kesehatan seperti masker, sarung tangan, hand sanitizer dan alat pembersih sekali pakai (tisu basah dengan kandungan alkohol).

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved