Antisipasi Virus Corona di DKI

Wakil Ketua DPRD Tak Permasalahkan Kardus Bansos Bantuan DKI Bertuliskan Dibiayai APBD DKI

"Bansos tersebut bersumber dari APBD, yang berarti uang rakyat yang dikelola Pemprov DKI," kata Suhaimi, saat dalam keterangan resminya

ISTIMEWA Via Kompas.com
Paket bansos dari Pemprov DKI yang diterima warga di Kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Kamis (14/5/2020). Ia merasa tidak layak menerima paket sembako tersebut. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggunakan kalimat di kardus bantuan sosial (Bansos) dari Pemprov DKI untuk warga terdampak Covid-19 di Ibu Kota.

Tertulis ‘Paket Bantuan Sembako ini Dibiayai oleh APBD Pemprov DKI Jakarta’.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi, tak mempermasalahkan hal tersebut.

"Bansos tersebut bersumber dari APBD, yang berarti uang rakyat yang dikelola Pemprov DKI," kata Suhaimi, saat dalam keterangan resminya, Sabtu (23/5/2020).

Berdasarkan data.jakarta.go.id, menurut Suhaimi, Pemprov DKI Jakarta telah menambah alokasi anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan dan pencegahan penularan Covid-19.

Kata Suhaimi, anggaran BTT yang telah dialokasikan sebesar Rp 1,032 triliun.

"Itu juga akan ditambahkan Rp 2 triliun untuk digunakan sampai akhir Mei 2020," tambah Suhaimi.

Karenanya, lanjut dia, total anggaran yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19 kini sebesar Rp3,032 triliun.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved