Antisipasi Virus Corona di DKI

Sindir Masyarakat Membandel, Peti Mati Dipajang di TPU Tegal Alur 

Di atas peti mati dipasang spanduk dari Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat

TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Peti jenazah dipajang di pintu masuk TPU Tegal Alur sebagai peringatan bagi masyarakat yang membandel langgar PSBB. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Sebuah peti mati berwarna putih dipajang di pintu masuk TPU Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

Peti mati itu diletakan di atas dua kursi yang berhadapan.

Di atas peti mati dipasang spanduk dari Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat.

Isinya peringatan untuk masyarakat tetap di rumah saja demi mencegah penyebaran Covid-19.

Sebab, bila masyarakat membandel, bisa saja mereka malah berada di rumah sakit atau malah di rumah duka.

"Daripada di rumah sakit, apalagi di rumah duka. Mending di rumah saja. #DirumahAja #BersatuMelawanCorona," demikian yang tertulis di atas spanduk tersebut.

Petugas makam TPU Tegal Alur, Asep membenarkan bahwa keberadaan peti mati itu sebagai peringatan sekaligus sindiran kepada masyarakat yang kini seolah mengabaikan aturan Pembatasan Sosial Berksala Besar (PSBB).

Diketahui, sejak beberapa hari terakhir, masyarakat justru berbondong-bondong ke pusat perbelanjaan dengan alasan memburu kebetuhan Lebaran tanpa memperhatikan aturan PSBB.

"Iya peti mati kita pasang di depan dari kemarin untuk imbauan ke masyarakat agar mereka di rumah aja," kata Asep di TPU Tegal Alur, Minggu (24/5/2020).

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved