Virus Corona di Indonesia

Petugas Berpakaian Hazmat Jemput Wali Kota Tidore, Warga: Kuat Pak Wali, Semangat Pak Wali

Viral di medsos video dan gambar Wali Kota Tidore Kepulauan, Ali Ibrahim, dirujuk ke RSUD Chasan Boesoerie Ternate, Maluku Utara, Senin (25/5/2020).

Editor: Y Gustaman
Repro bidik layar grup Facebook Ternate Memilih Wali Kota 2020-2024
Petugas berpakaian hazmat dan APD lengkap membawa pasien yang disebut Wali Kota Tidore Ali Ibrahim. 

TRIBUNJAKARTA.COM, TIDORE - Viral di media sosial video dan gambar Wali Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Ali Ibrahim, dirujuk ke RSUD Chasan Boesoerie Ternate, Maluku Utara, Senin (25/5/2020) sore.

Terdengar kata-kata yang memberikan dukungan kepada Wali Kota Tikep itu dari video yang beredar tersebut.

“Kuat Pak Wali, semangat Pak Wali,” kata orang-orang dalam video tersebut.

Dari Kota Tidore Kepulauan, Wali Kota Tikep Ali Ibrahim dirujuk dengan speedboat dan sandar di Jembatan Residence Ternate.

Petugas medis yang mendampingi terlihat mengenakan pakaian hazmat standar protokol penanganan Covid-19.

Polisi Arogan di Bandung Tak Pakai Masker Kena Batunya, Kapolda Jabar Sampai Turun Tangan

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Abdullah Marajabessy ketika dihubungi Kompas.com membenarkan Wali Kota Tikep hari ini dirujuk ke RSUD Chasan Boesoerie Ternate.

Sejauh ini, kata dia, belum diketahui pasti penyakit apa yang membuat wali kota itu dirujuk ke Ternate.

Tapi yang jelas, Wali Kota Tikep sebelum dibawa ke Ternate sempat berada di RSUD Tidore dan di sana ditangani dokter ahli penyakit dalam.

“Pak Wali ke sana itu yang tahu betul adalah dokter ahli dalam," ucap Abdullah.

"Kalau saya tidak tahu persis kenapa harus dirujuk, paling bagus di dokter rumah sakit."

"Beliau masuk RS dulu baru dirujuk,” Abdullah menambahkan.

Abdullah menjelaskan bahwa Wali Kota Tikep sempat rapid test dua hari lalu dan hasilnya negatif atau non reaktif.

Nekat Masuki Ruang Isolasi di RSUD Mimika, Pemuda Curi HP Pasien Potifif Virus Corona

Rapid test hanya sebatas mengukur antibodi, bukan menentukan seseorang mengidap corona atau tidak.

“Hasil yang menentukan Covid adalah PCR atau TCM,” tambah dia.

Sementara itu, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kota Tidore Kepulauan, Salim ketika dikonfirmasi via pesan WhatsApp dan telepon sampai berita ini tayang belum ada tanggapan.

Begitu juga Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara, Alwia Assagaf hingga berita ini tayang belum ada tanggapan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved