Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Berakhir 31 Mei 2020, Belum Ada Kepastian Perpanjangan PSBB di Kota Tangerang

Pemerintah Kota Tangerang belum memutuskan perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat mengunjungi Hotel Pakons yang menjadi hotel kedua untuk para tenaga medis di Kota Tangerang, Rabu (6/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang belum memutuskan perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Seperti diketahui, PSBB jilid III di Kota Tangerang akan berakhir pada 31 Mei 2020 walau, kebijakannya pun tidak berdampak.

Lantaran, masih banyak laporan warganet di media sosial yang mengeluhkan padatnya jalanan dan tempat umum di Kota Tangerang selama PSBB tanpa pengawasan pemerintah.

"Masih disiapkan (perpanjangan PSBB)," kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (26/5/2020).

Pasalnya, seluruh OPD dan kepala dinas di Pemkot Tangerang akan mengadakan rapat tertutup membahas dan mengevaluasi PSBB yang sudah dilaksanakan hampir dua bulan.

"Jadi kita sebenarnya sedang evaluasi persiapan hari Kamis, jadi saya minta teman-teman untuk membuat laporan evaluasinya," ujar Arief.

Sebagai informasi, angka pasien positif Covid-19 di Kota Tangerang meroket setelah perayaan hari raya Idulfitri 1441 Hijriah kemarin.

Dari data yang dihimpun dari situs resmi https://covid19.tangerangkota.go.id/ , jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Tangerang naik 18 pasien sejak H-2 lebaran.

Sejak 25 Mei 2020 pukul 23.59 WIB, total angka pasien positif Covid-19 berjumlah 338 padahal, pada Jumat (22/5/2020) berjumlah 320 orang.

Rinciannya, orang yang masih dalam perawatan berjumlah 160 pasien yang artinya bertambah 9 orang sejak H-2 Lebaran.

Terkonfirmasi sembuh berjumlah 150 orang, meninggal ada 28 orang sejak Senin (25/5/2020).

Aturan Tahap Pertama New Normal, Mal dan Restoran Dibuka dan Jumlah Pengunjung Dibatasi

Gerindra-PAN Duga Ada Penyelewengan Anggaran Turap TPA Cipeucang, Belum Setahun Sudah Ambruk

Sementara untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) nyaris menembus angka seribu yakni 990 orang tapi, Orang Dalam Pemantuan (ODP) berhasil tembus dua ribu yakni 2.490 orang.

Lalu Pasien Dalam Pengawasan atau ODP menyentuh angka 885 orang.

Arief R Wismansyah pun mengaku kalau pertumbuhan angka sembuh Covid-19 di wilayahnya tinggi selaras dengan tingginya angka pertumbuhan yang positif.

"Kalau dilihat dari data ini kan kita yang positif memang banyak tapi angka yang sembuh juga banyak," ucap Arief.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved