Breaking News:

Jalan Ditutup, Suami di NTT Telat Antar Istri Melahirkan: Jika Tak Tertahan, Bayi Kami Pasti Selamat

Bayi meninggal dalam kandungan setelah ambulans yang hendak mengantarkan ibunya ke rumah sakit tertahan karena ada penutupan jalan di Trans-Flores.

Penulis: Muji Lestari | Editor: Erik Sinaga
Tangkapan Layar kompas.com
Bayi asal Kelurahan Kelurahan Amagarapati, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur meninggal dalam kandungan ibu, Sabtu (23/5/2020). (Dokumen Keluarga) 

Dari perbatasan, ambulans yang mengantar mereka melaju dengan kencang hingga tiba di RSUD Tc Hillers Maumere.

Namun, saat masuk UGD, nyawa bayi yang ada di dalam kandungan tak bisa diselamatkan.

Rasa sedih sekaligus terpukul pun tak bisa lagi ditutupi oleh Yohanes dan sang istri.

Yohanes tampaknya amat menyesalkan penutupan jalan tersebut, karena berakibat ia terlambat mengantarkan istrinya untuk melahirkan.

Ayah dari bayi yang meninggal akibat penutupan jalan, Yohanes Diaz saat diwawancara awak media di RSUD Tc. Hillers Maumere, Senin (25/5/2020).(KOMPAS.COM/NANSIANUS TARIS)
Ayah dari bayi yang meninggal akibat penutupan jalan, Yohanes Diaz saat diwawancara awak media di RSUD Tc. Hillers Maumere, Senin (25/5/2020).(KOMPAS.COM/NANSIANUS TARIS) (Tangkapan Layar kompas.com)

"Jika tidak tertahan di perbatasan Sikka dan Flores Timur, bayi kami pasti selamat," ujar Yohanes.

"Bayi kami meninggal tepat di UGD RSUD Tc Hillers Maumere," lanjutnya.

Yohanes mengaku iklas dan pasrah dengan musibah yang melanda calon anak keempatnya itu.

"Mungkin ini rencana Tuhan untuk kami," ucap Yohanes.

Yohanes berharap peristiwa yang menimpa keluarganya tidak terjadi terhadap orang lain.

Terkuak Mayat Pria di Kebun Teh Kayu Aro Kerinci, Ternyata Korban Pembunuhan Berencana Ini Pelakunya

Kades Hikong Bantah Ambulans Tertahan 1 Jam

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved