Breaking News:

Jalan Ditutup, Suami di NTT Telat Antar Istri Melahirkan: Jika Tak Tertahan, Bayi Kami Pasti Selamat

Bayi meninggal dalam kandungan setelah ambulans yang hendak mengantarkan ibunya ke rumah sakit tertahan karena ada penutupan jalan di Trans-Flores.

Penulis: Muji Lestari | Editor: Erik Sinaga
Tangkapan Layar kompas.com
Bayi asal Kelurahan Kelurahan Amagarapati, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur meninggal dalam kandungan ibu, Sabtu (23/5/2020). (Dokumen Keluarga) 

Kepala Desa Hikong Agustinus membantah ambulans yang mengantar keluarga Yohanes tertahan selama satu jam.

Menurutnya, terdapat dua ambulans yang diizinkan lewat selama penutupan jalan.

Ambulans pertama lewat sekitar pukul 15.00 WITA. Kemudian, ambulans yang mengantarkan keluarga Yohanes lewat pukul 18.30 WITA.

"Mobil ambulans itu berada paling belakang, jadinya dia butuh waktu 15 menit untuk bisa lewat. Mobil ambulans itu tertahan 15 menit di Desa Hikong," ujar Agustinus.

Ilustrasi Bayi
Ilustrasi Bayi (Tribunnews.com/Net)

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sikka Ferdi Lepe mengakui penutupan jalan di perbatasan Flores Timur dan Kabupaten Sikka.

Ferdi menyebut terdapat satu ambulans yang mengantar pasien patah kaki dan diizinkan lewat saat penutupan itu.

Tak lama berselang, ambulans yang ditumpangi Yohanes dan istrinya yang akan melahirkan lewat.

Ferdi mengatakan, ada banyak kendaraan yang antre saat ambulans itu lewat.

Ambulans pun terpaksa berjalan pelan dari belakang.

Kronologi Lengkap Penganiayaan 4 Warga di Depok, Pelaku Mabuk dan Merasa Tersinggung saat Melintas

Ketika itu, dua petugas medis turun dan menjelaskan kondisi pasien kepada petugas.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved