Breaking News:

Penangkapan Penganiaya Warga Depok

Kronologi Lengkap Penganiayaan 4 Warga di Depok, Pelaku Mabuk dan Merasa Tersinggung saat Melintas

Empat warga di kawasan Ruko siliwangi Nomor 15, Pancoran Mas, Kota Depok, harus menjalani perawatan di Rumah Sakit usai dianiaya.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Barang bukti yang diamankan dari para pelaku di Mapolres Metro Depok, Selasa (26/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Empat warga di kawasan Ruko Siliwangi Nomor 15, Pancoran Mas, Kota Depok, harus menjalani perawatan di Rumah Sakit usai dianiaya tujuh pria tak dikenal menggunakan senjata tajam berjenis golok hingga samurai pada Jumat (22/5/2020).

Dari peristiwa tersebut, polisi pun telah mengamankan tujuh pelakunya yang masing-masing berinisial DP (27), MA (33), JGP (28), BH (30), GTA (27), JJB (47), dan LP(46).

Kaporles Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, menjelaskan kronologi penganiayaan ini bermula ketika pelaku JJB (47) mengendarai sepeda motornya diduga dalam keadaan mabuk dan melintas di depan para korban yang tengah ronda.

Ketika melintas, topi yang dikenakan JJB terlepas dan membuatnya memutarbalik kendaraannya.

Kunjungi Summarecon Mall Bekasi, Jokowi Pastikan Kesiapan Pelaksanaan New Normal

“Ketika sedang mengambil topi yang terlepas tersebut disamperin orang-orang yang ronda disitu, namun pelaku ini malah marah dan menantang keempat korban,” ujar Azis di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Selasa (26/5/2020).

Selanjutnya, JJB pun pergi dari lokasi dan kembali dengan mengendarai satu unit mobil bersama dua pelaku lainnya, dan langsung membabi buta menganiaya korban.

Warga yang menyaksikan peristiwa tersebut pun berteriak histeri, namun tiba-tiba datang empat pelaku lainnya berboncengan menggunakan dua sepeda motor.

Azis mengatakan, beruntung salah seorang korban mengingat nomor polisi kendaraan pelaku hingga memudahkan pihaknya dalam melakukan pencarian.

“Diamankan dari beberapa lokasi, ada yang di Cianjur, ada yang di Bekasi,” kata Azis.

Hasil pemeriksaan, Azis mengatakan motif dari pelaku nekat menganiaya para korbannya hanya karena tersinggung.

“Ya menurut keterangan pelapor korban sementara ketersinggungan sementara pelaku berbeda. Kita masih berdasarkan korban. Di tegur oleh korban, kemudian pelaku mengancam,” katanya.

Dari penangkapan para pelaku, total ada sejumlah barang bukti yang diamankan diantaranya adalah satu unit mobil, dua unit motor, dan 18 senjata tajam berjenis golok hingga samurai.

Terakhir, Azis berujar seluruh pelaku terancam dijerat Pasl 170 KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama, dengan ancaman kurungan penjara kurang lebih lima tahun lamanya.

DPRD DKI Jakarta Kritik PSBB yang Diterapkan Anies Baswedan: Jangan Cuma Imbauan dan Kata-kata

“Kepada pelaku kami sangkakan Pasal 170 KUHP, dengan ancaman lima tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved