Breaking News:

Lebaran 2020

DKM Al-Muhajirin Bekasi Jelaskan Jemaah Anggota Keluarga Positif Covid-19 Ikut Salat Id Berjemaah

Satu keluarga yang sempat mengikuti salat id berjemaah bukan terpapar usai melaksanakan salat

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Muhajirin, Perumnas 1, Kelurahan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, jelaskan kronologi satu keluarga jemaah salat id positif Covid-19.

Naiwan Ketua DKM Al-Muhajirin mengatakan, satu keluarga yang sempat mengikuti salat id berjemaah bukan terpapar usai melaksanakan salat.

"Memang benar pada saat salat id, ada dua orang anak berikut satu orang cucu dari yang sakit, informasinya terpapar virus (Covid-19) itu ikut salat," kata Naiwan saat dikonfirmasi, Rabu, (27/5/2020).

Pihak DKM Al-Muhajirin selama pelaksanaan salat id berjemaah menerapakan protokoler kesehatan berupa, jaga jarak barisan salat, cek suhu tubuh hingga wajib masker.

"Tetapi pada saat pemeriksaan semua dalam keadaan sehat dan suhu badannya normal di bawah 37 derajat, jelasnya.

Naiwan mengungkapkan, jemaah yang kemudian terpapar Covid-19 itu tertular dari orangtuanya berinisial B.

Dia pada saat Idulfitri posisinya sudah dirawat di rumah sakit dengan informasi awal diabetes.

"Sudah diperiksa dan puncaknya pada hari Sabtu (23/5), sebelum Idulfitri sudah dirawat di rumah sakit, dan dia tidak ikut salat ibunya hanya anaknya dua orang dan cucunya satu orang," ungkapnya.

Pada saat pelaksanaan Idulfitri, sang ibu belum ada kepastian apakah benar-benar dipastikan positif Covid-19. Hal ini yang membuat tiga anggota keluarganya berbaut mengikuti salat id berjemaah di masjid.

"Satu hari setelah setelah Idulfitri, tepatnya sore hari baru dapat informasi ibunya terpapar Covid-19, nah anak-anaknya (yang ikut salat id) diindikasikan sama, oleh karena itu sekira jam 7 malam dijemput, dua orang anak dan satu orang cucu," paparnya.

Adapun hingga usai kabar tersebut, DKM langsung melakukan penelusuran petugas-petugas yang sempat berkontak dengan jemaah tersebut.

Tak Punya SIKM, 22 Pengendara dari Luar Jabodetabek Diminta Putar Balik di Check Point Pasar Jumat

Sempat Menyatakan Mundur dari Jabatan Sebagai Bupati, Sarkawi Kini Pikir-pikir

5 Makanan Sehat Berikut Bisa Bantu Mood Tetap Terjaga, Ada Almond dan Bayam!

Mereka sejauh ini sudah dicek kesehatannya dan masih dalam keadaan baik. Aktivitas masjid juga sejauh ini ditutup untuk kegiatan ibadah rutin sampai ada ketetapan lanjutan.

"Memang kami merencanakan setelah salat id membuka masjid untuk ibadah lima waktu, tapi setelah ada informasi kemarin terkait positif Covid-19 dan untuk menghindari keresahan masyarakat untuk sementara kami tutup," tegasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved