Breaking News:

Wagub DKI Akui Ada Oknum Petugas Terima Uang Biarkan Pemudik Tak Miliki SIMK Masuk Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui kebijakan terkait SIKM bagi warga belum berjalan baik.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Calon wakil gubernur (cawagub) dari Gerindra, Ahmad Riza Patria dihadirkan pada acara 'Ngobrol Bareng Cawagub', di Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui kebijakan terkait Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) bagi warga yang ingin bepergian keluar atau masuk ibu kota belum sepenuhnya berjalan dengan baik.

Sebab, masih ada beberapa orang dari daerah yang tidak memiliki SIKM, namun bisa masuk ke Jakarta.

Ia menyebut, hal ini bisa terjadi lantaran ada oknum petugas yang ternyata menerima suap dari pemudik sehingga orang itu bisa melenggang bebas masuk Jakarta.

"Kami sudah sampaikan dan laporkan ke pak gubernur ada yang melaporkan bahwa di beberapa titik di luar Jakarta yang mau masuk Jakarta (pemudik) bisa lolos dengan memberikan sejumlah uang," ucapnya dalam video teleconference dengan Tribun Network, Rabu (27/5/2020).

Terkait hal tersebut, ia mengaku telah menegur instansi terkait dan meminta kepada seluruh petugas yang berjaga di 16 titik pengamatan untuk tetap mematuhi aturan yang ada.

Adapun para petugas yang berjaga di 16 titik pengamatan itu merupakan gabungan dari unsur Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), TNI, dan Polri.

"Kami sudah sampaikan ke instansi terkait agar lebih hati-hati berjaga," ujarnya.

Bila masih ada oknum petugas yang menerima suap dari pemudik itu, Riza menyebut bakal memberikan sanksi tegas kepadanya.

Pemberian sanksi dilakukan untuk memberikan efek jera agar perjuangan warga Jakarta yang telah mentaati aturan dan berdiam diri selama 2 bulan terakhir ini tidak sia-sia begitu saja.

"Jangan sampai pengorbanan seluruh warga yang selama ini berdiam di rumah tercederai oleh oknum karena Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu sehingga meloloskan orang yang tidak memenuhi syarat untuk masuk Jakarta," kata Riza.

3.987 Personel Disiagakan Untuk Penerapan The New Normal di Jakarta

Pembuat Petasan di Jember Tewas, Ternyata Residivis Kasus Sama, Begini Kronologinya

Politisi Gerindra ini pun kembali menegaskan, bagi masyarakat yang tidak memiliki SIKM diimbau untuk tidak memaksakan diri bepergian ke luar kota ataupun masuk ke Jakarta.

Sebab, bila masih nekat melakukan hal itu, Riza memastikan, petugas di lapangan bakal meminta orang tersebut kembali ke daerah asalnya.

"Yang tidak mendapat SIKM pasti dikembalikan, diminta balik ke daerah asal. Jadi tidak usah coba-coba ke Jakarta apabila tidak memiliki izin keluar masuk," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved