Warga Jakarta Dilarang Keluar Kota

Dinas Perhubungan DKI Perkirakan 1,8 Juta Warga Jabodetabek Mudik Lebaran

Kepala Dinas Perhubungan DKI menyebut, jutaan orang tersebut meninggalkan wilayah Jabodetabek menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum.

Google
Ilustrasi Mudik. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memperkirakan sebanyak 1,8 juta orang telah mudik dalam musim lebaran 2020 ini.

Hal ini disampaikan Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam dialog yang disiarkan di akun youtube BNPB Indonesia.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta itu menyebut, jutaan orang tersebut meninggalkan wilayah Jabodetabek menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum.

"Jadi junlah orang yang telah keluar menggunakan angkutan umum dan kendaraan pribadi ada sekira 1,7 juta sampai 1,8 juta orang," ucapnya, Kamis (28/5/2020).

Rinciannya, sebanyak 750 ribu orang mudik menggunakan angkutan umum dan sekira 900 orang menggunakan kendaraan pribadi.

"Data dari PT Jasa Marga yang keluar dari Jabodetabek lebih dari 465.500 kendaraan. Jika kita kalikan okupansinya dua saja pee kendaraan, maka total hampir 900 ribu," ujarnya.

Guna mengantisipasi 1,8 juta warga yang sudah terlanjur mudik lebaran, Syafrin menyebut, pihaknya bakal memperketat penjagaan di sejumlah titik pemantauan.

Bagi masyarakat yang tidak dilengkapi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Syafrin memastikan, orang tersebut tidak akan diizinkan untuk masuk Jakarta.

Hal ini tidak terlepas dari upaya Pemprov DKI dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona penyebab Covid-19.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved