Breaking News:

Menakar Siapa Paling Berpeluang Jadi Panglima TNI Selanjutnya, Ini Kata Praktisi Intelijen

Direktur Eksekutif Institute Kajian Pertahanan dan Intelijen Indonesia (IKAPII) tersebut menjelaskan, Panglima TNI harus dipegang oleh orang tepat.

Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Direktur Eksekutif Institute Kajian Pertahanan dan Intelijen Indonesia (IKAPII) Fauka Noor Farid. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun bulan Desember tahun 2020.

Pergantian Panglima TNI sudah menjadi perbincangan di berbagai kalangan.

Ada tiga calon yang punya peluang menjabat Panglima TNI.

Mereka adalah jenderal bintang empat yang kini menjabat Kepala Staf Angkatan.

Praktisi Intelijen, Fauka Noor Farid melakukan analisa dan menghubungkannya dengan kondisi terkini bangsa dan negara. 

Direktur Eksekutif Institute Kajian Pertahanan dan Intelijen Indonesia (IKAPII) tersebut menjelaskan, Panglima TNI harus dipegang oleh orang yang tepat.

Menurutnya, melihat kondisi bangsa dan negara, bahkan kondisi global saat ini, Panglima TNI harus memiliki koneksi yang kuat, paham segalanya, ideologi, politik, ekonomi, budaya, sosial, pertahanan dan keamanan. 

"Harus kuat, matang dan mapan. Melihat kondisi saat ini, Panglima TNI harus benar-benar dipegang orang yang pas. Harus dilihat kondisi bangsa dan negara, kondisi global, apalagi adanya pandemic, tidak hanya kedaulatan, akan tetapi harus kuat dalam sektor lainnya," ujar Fauka kepada wartawan, Kamis (28/5/2020).

Fauka menjelaskan, pemilihan sosok Panglima TNI, adalah hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

Namun dia memberikan saran untuk melihat kondisi dan situasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved