Breaking News:

Persiapan New Normal di Jabodetabek

New Normal di Kota Bekasi, Wali Kota: Karaoke, Tempat Pijit dan Hiburan Malam Belum Boleh Buka

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, mengatakan, penerapan new normal ini memungkin toko-toko atau tempat usaha di luar jenis usaha penyedia kebutuhan.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Senin, (18/5/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi secara bertahap mulai menjalankan penerapan tatanan kehidupan normal baru (new normal) menghdapi pandemi Covid-19, tetapi untuk sektor usaha tempat hiburan malam (THM) masih belum diperbolehlan beroperasi.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, mengatakan, penerapan new normal ini memungkin toko-toko atau tempat usaha di luar jenis usaha penyedia kebutuhan pokok boleh beroperasi.

"Di luar toko makanan (boleh buka) yang enggak boleh itu karaoke, kolam renang masih enggak boleh, trus apa yang massage-massage, pijit-pijit itu masih enggak boleh ya," kata Rahmat, Rabu, (27/5/2020).

Dia menjelaskan, penerapan new normal ini juga nantinya akan dipayungi dengan sebuah peraturan wali kota agar terdapat menjadi petunjuk teknis.

"Kemenkes sedang menyusun tentang new normal, nanti kita akan adopsi mejadi perwal (peraturan wali kota)," jelasnya.

Zuraida Hanum Curigai Sikap Suami saat Dipijat, Ternyata Paha Anak Sempat Dipegang Hakim Jamaluddin

Untuk saat ini, new normal di Kota Bekasi dijalankan dengan memperbolehkan toko atau tempat usaha memulai aktivitas usahanya dengan tetap menjalankan prtokoler kesehatan.

FOLLOW JUGA:

Rumah makan yang tadinya dilarang melayani makan ditempat, kini diperbolehkan untuk melayani pelanggan dengan membatasi kapasitasnya untuk tetap menjaga jarak.

Adapun untuk operasional mal, Rahmat Effendi memastikan untuk saat ini belum dapat dilalukan.

Nenek Iro Kesakitan Terpaksa Diurut Karena Alami Kejadian Ini, Baim Wong Tak Tega: Sabar Ya

Khusus untuk tenent penjual kebutuhan pokok seperti restoran atau supermarket boleh beroperasi.

Operasional mal secara penuh baru kata Ramat, akan diperbolehkan jika DKI Jakarta sudah rampung masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan sudah menerapkan new normal.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved