Niat Hati Cari Jodoh, Wanita di Kota Depok Malah Dicekoki Minuman Keras Hingga Disetubuhi

Tak pernah terpikirkan oleh sebut saja Mawar (26), dirinya harus kehilangan kesuciannya di tangan ATG (31), pria yang baru dikenalnya sejak akhir 2019

Tribun Manado
Ilustrasi selingkuh 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CINERE - Tak pernah terpikirkan oleh sebut saja Mawar (26), dirinya harus kehilangan kesuciannya di tangan ATG (31), pria yang baru dikenalnya sejak akhir 2019 silam.

Pertemuannya dengan ATG di kawasan Cinere Kota Depok, malah jadi pengalaman terpahit dalam dirinya lantaran ia dicekoki minuman keras hingga disetubuhi oleh ATG.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, menuturkan awal mula perkenalan korban dengan ATG adalah melalui aplikasi pencarian jodoh.

"Awal mula korban berkenalan dengan pelaku ini melalui aplikasi media sosi al yaitu aplikasi jodoh pada akhir tahun 2019 silam," kata Azis di Polres Metro Depok, Pancoran Mas, Kamis (28/5/2020).

Dalam 2 Hari, Dishub DKI Jakarta Putarbalikan 6.364 Kendaraan Yang Tak Miliki SIKM

Dari pertemuan itu, komunikasi antara korban dengan ATG pun terus berlanjut hingga memasuki bulan Maret 2020 silam, ke-duanya pun sepakat untuk berjumpa.

"Hingga tanggal 10 Maret akhirnya korban dengan terlapor bertemu untuk pertama kalinya di umah makan daerah Cinere untuk makan malam," ujar Azis menambahkan.

Setelahnya, komunikasi pun kembali berlanjut hingga pada akhirnya korban diajak untuk ke kontrakannya pada 23 Mei 2020 atau sekiranya satu pekan yang lalu.

Di kontrakannya itu lah, pelaku mencekoki korban dengan minuman keras hingga tak sadarkan diri.

"Di saat korban tidak berdaya karena dalam efek alkohol, pelaku melepas pakaiannya menyetubuhi korban," imbuhnya.

Ketika sadar dari pengaruh alkohol, korban pun menyadari bahwa pelaku telah merudapaksa dirinya.

Polisi Kembali Gelar Olah TKP di Lokasi Bajaj Tabrak Transjakarta Pademangan Jakarta Utara

Korban pun pulang ke rumahnya, dan melaporkan peristiwa nahas yang baru dialaminya ke petugas Kepolisian, yang langsung menindaklanjutinya dengan mengamankan pelaku.

"Pelaku kami sangkakan Pasal 286 KUHP Jo Pasal 285 KUHP tentang persetubuhan dengan paksaan. Ancaman kurungan penjara tujuh tahun lamanya," pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved