Antisipasi Virus Corona di DKI

Sempat Dikarantina di Jakarta Pusat, Wali Kota Jelaskan Alasan Dua Pendatang Diizinkan Pergi

Dua orang ini merupakan warga luar Jakarta yang sempat dikarantina di gedung KONI lantaran tak memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) lengkap.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, saat diwawancarai awak media, di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (22/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengizinkan dua orang meninggalkan gedung KONI yang menjadi tempat karantina mereka.

Dua orang ini merupakan warga luar Jakarta yang sempat dikarantina di gedung KONI lantaran tak memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) lengkap.

"Mereka ini hanya transit saja di gedung KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia)," kata Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, saat dihubungi, Kamis (28/5/2020).

Bayu menjelaskan, keduanya diizinkan meninggalkan gedung KONI lantara dijamin oleh penanggung jawab dari tempat mereka bekerja, di luar kota Jakarta.

"Mereka diizinkan (pergi) karena dari perusahaanya memberikan jaminan pindah ke Tangerang, juga dikatakan bisa melakukan isolasi mandiri," jelas Bayu.

Bayu juga telah berperan kepada penanggung jawab mereka agar mengurusi SIKM pegawainya tersebut.

"Kami sudah diberitahu mereka supaya SIKM-nya diurus," ucap Bayu.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Pusat juga telah memulangkan seorang warga dari gedung KONI ke kota asalnya, Yogyakarta.

"Awalnya dia datang ke Jakarta, mengaku orang tuanya sakit. Kami berniat antarkan ke rumah sakit," jelas Bayu, saat dihubungi, Kamis (28/5/2020).

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved