Persiapan New Normal di Jabodetabek

New Normal Siap Diterapkan di Kota Bekasi, Bioskop Boleh Buka Asal Jaga Jarak

Beberapa jenis usaha yang disebutkan dalam kepwal itu diantaranya, perhotelan, tempat hiburan (karaoke, bioskop, klab malam, panti pijat), restoran.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi  

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota Bekasi segera menerapkan new normal atau adaptasi kebiasan baru (AKB) dalam menghadapi pandemi Covid-19, terdapat sejumlah aturan yang wajib diterapkan pelaku usaha termasuk usaha hiburan atau kepariwisataan.

Wali Kota Bekasi Bekasi juga sudah membuat keputusan wali kota (kepwal) nomor 556/kep.337Disparbud/V/2020 yang ditandatangani 27 Mei 2020.

Kepwal tersebut mengatur secara khusus petunjuk teknis operasional tempat hiburan dan usaha jasa kepariwisataan lainnya di Kota Bekasi selama masa new normal.

Beberapa jenis usaha yang disebutkan dalam kepwal itu diantaranya, perhotelan, tempat hiburan (karaoke, bioskop, klab malam, panti pijat), restoran atau rumah makan.

Poin utama kepwal tersebut ialah, setiap pelaku usaha wajib memastikan karyawannya bebas dari virus dengan membuktikan hasil tes yang dilakukan setiap 14 hari.

Untuk teknis operasional, seluruh tempat usaha wajib menetapkan protokoler kesehatan dengan jaga jarak, wajib masker dan pengecekan suhu tubuh baik bagi pengunjung dan juga pekerja.

Termasuk aturan jaga jarak fisik di tempat hibruan seperti bioskop, di mana setiap bioskop hanya boleh membuka maksimal 50 persen kapasitas normal.

Sedangkan untuk tempat usaha yang karyawannya berhubungan langsung dengan pelanggan seperti, Lady Companion (LC), terapis pada refleksi, panti pijat spa wajib membuktikan hasil tes Covid-19 karyawannya sebelum diperbolehkan beroperasi.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, penerapan new normal atau adaptasi kebiasan baru (AKB) dalam menghadapi pandemi Covid-19 berlaku secara secara penuh setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) rampung.

"Insya Allah tanggal 4 Juni (setelah PSBB Berakhir) bersamaan dengan DKI atau tanpa DKI Jakarta (penerapan new normal secara penuh)," kata Rahmat di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Jumat, (29/5/2020).

Rahmat menjelaskan, pihaknya sejauh ini memang sudah mulai membolehkan tempat usaha dan rumah ibadah di zona hijau melakukan aktivitas dengan tetap menerapkan protokoler kesehatan.

"New normal kan kita sedang siapkan regulasinya, tapi pemkot karena tingkat pandeminya sudah lengang, makanya kita lakukan semacam adaptasi-adaptasi, semisal tempat ibadah, semisal tempat makanan sudah kita lakukan," jelasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved