Breaking News:

Sempat Buron, Satu Penganiaya dan Pembakar Remaja Menyerahkan Diri: Perannya Sungguh Kejam

Salah satu dari pemuda yang dikejar itu, kata Kapolres, tertangkap oleh kelompok pemuda pertama.

SURYA/AFLAHUL ABIDIN
Tersangka kasus penganiayaan dan pembakaran remaja di Kabupaten Trenggalek. 

TRIBUNJAKARTA.COM, TRENGGALEK – Satu buron kasus penganiayaan dan pembakaran remaja di Kabupaten Trenggalek menyerahkan diri ke polisi, Jumat ((29/5/2020).

Kini, tinggal satu Daftar Pencarian  Orang (DPO)  yang masih belum tertangkap dari total lima tersangka.

Penganiayaan dan pembakaran tersebut dipicu oleh perselisihan antarkelompok pemuda. Satu dari tiga korban yang dibakar mengalami luka bakar cukup parah. Simak selengkapnya:

1. Dipicu perselisihan dua kelompok

Penganiayaan ini bermula dari perselisihan dua kelompok pemuda.
Mulanya, sekelompok pemuda termasuk para tersangka sedang berkumpul di pinggir jalan tempat kejadian.

Seketika, beberapa pemuda dari kelompok lain melintas di jalan tersebut.

"Kelompok pertama mengejar beberapa pemuda itu tanpa sebab yang pasti," sambung Calvijn.

Salah satu dari pemuda yang dikejar itu, kata Kapolres, tertangkap oleh kelompok pemuda pertama.
Mereka lalu menganiaya dan menginterogasi korban.

"Tersangka R (Rio) berperan mengambil telepon genggam korban dan merampas kunci motor.
Dengan telepon genggam itu dan berpura-pura menjadi korban, tersangka R memanggil korban NF (Noven) untuk datang ke lokasi kejadian," kata Calvijn.

Isi pesan itu meminta agar Noven datang ke lokasi dan membawakan bensin untuk motor korban pemilik telepon genggam.
Bensin inilah yang menjadi bahan untuk membakar tersangka.

Halaman
123
Penulis: erik sinaga
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved