Breaking News:

Persita Tangerang

Kisah Edo Febriansyah yang di Persita Tangerang: Dulu Ada Rivalitas, Sekarang Jadi Rekan Satu Tim

Sepak bola memang selalu menyimpan drama. Tak hanya soal pertandingan, pada bursa transfer pemain pun terkadang ada drama.

WARTAKOTALIVE.COM/Rafsanzani Simanjorang
Edo Febriansyah (kiri) saat bersama pelatih Persita, Widodo C.Putro saat konferensi pers seusai melawan PSM Makassar Maret lalu. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sepak bola memang selalu menyimpan drama. Tak hanya soal pertandingan, pada bursa transfer pemain pun terkadang ada drama.

Namun, bagaimana bila pemain bertemu dengan rivalnya di sebuah laga dan menjadi rekan satu tim? Hal itulah yang dialami oleh bek Persita Tangerang, Edo Febriansyah.

Sebelum bermain di Liga 1 Indonesia, Edo yang berseragam Persik Kediri musim 2019 lalu, sempat bersitegang dan cekcok dengan penyerang Persita Tangerang, Aldi Al Achya di pertandingan final Liga 2 Indonesia yang penuh tensi tinggi, (25/11/2019) lalu.

Kabar Baik! Hari Ini, 196 Pasien Positif Covid-19 di DKI Jakarta Dinyatakan Sembuh

Kala itu, Persik Kediri keluar sebagai kampiun dengan mengkandaskan Persita dengan skor 3-2.

Pada babak pertama, saat skor 2-1 untuk Persik Kediri, memasuki menit 30'an terjadi perebutan bola antar Edo Febriansyah dan Aldi Al Achya yang membuat terjadi pelanggaran. Aksi adu mulut dan saling dorong pun terjadi hingga dilerai oleh pemain lain. Kala itu keduanya mendapatkan kartu kuning.

"Saat itu kami bermain profesional, namanya lawan tentu ada rivalitas di dalam, tapi itu hanya 90 menit di lapangan. Bahkan sebelum pertandingan usai kami sudah saling memaafkan," ujar pemain berusia 22 tahun ini dalam sesi Rindu Pendekar, Rabu (27/5/2020) lalu.

Guntur Ardiyana Putra Pemeran Utama di Film Surat Buat Presiden Ternyata Memiliki Cita-cita Mulia

Namun, memasuki musim Liga 1 Indonesia musim 2020, keduanya dipertemukan kembali. Kali ini bukan sebagai musuh, tetapi rekan satu tim. Edo Febriansyah memilih bergabung bersama Persita dan meninggalkan Persik Kediri.

Saat bergabung bersama Persita, pemain bernomor punggung 97 ini mengatakan kepada fans Persita agar tak khawatir dengan rivalitas mereka di musim lalu.

"Kami sudah satu tim, lupakan rivalitas masa lalu. Saya juga menghormati Aldi Al Achya sebagai pemain senior saya di sini (Persita). Bahkan dalam latihan pun sudah akrab," ujarnya.

Edo lantas mengatakan sangat menikmati proses adaptasi bersama rekannya yang lain juga di Persita. (m21)

Editor: Suharno
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved