Breaking News:

Update Mobil PCR yang Buat Walikota Risma Mengamuk: Kini Kembali ke Surabaya, PDIP Minta Ini

PDI Perjuangan meminta agar penanganan Covid-19 di Jawa Timur tidak ada rivalitas politik

via Kompas.com
Mobil PCR bantuan dari BNPB Pusat di Surabaya(mobil pcr) 

Seperti diketahui, pemkot Surabaya telah menjadwalkan dua mobil tersebut untuk memeriksa ratusan orang di setiap titiknya.
Berbagai titik telah ditentukan agar mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Surabaya segera terputus.

2. Jangan ada rivalitas politik

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Hasto Kristiyanto meminta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghentikan rivalitas politik yang tidak perlu.

Hasto juga meminta untuk menghindari ego kepemimpinan dalam percepatan penanganan Covid-19 di Jawa Timur.

Permintaan tersebut merespons pemberitaan bantuan dua unit mobil PCR dari BNPB.

Adapun Wali Kota Surabaya Risma mengklaim bantuan mobil PCR tersebut untuk warga Surabaya.

Sementara BPBD Jawa Timur menyebut mobil itu bukan hanya untuk Surabaya, tapi juga untuk dioperasikan di wilayah Jawa Timur yang membutuhkan.

"PDI-P berharap agar Gubernur dan Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur lebih bijak dan melihat skala prioritas dengan memperhatikan kepentingan rakyat, tanpa perlu menghadirkan rivalitas politik yang tidak perlu, dan harus menghindari ego kepemimpinan," kata Hasto dalam rilis resmi, Sabtu (30/5/2020).

Kata Hasto, Surabaya adalah kota dengan angka kasus penderita Covid-19 tertinggi di Jawa Timur. Seharusnya hal ini menjadi acuan prioritas penanganan.

Diketahui hingga Jumat (29/5/2020) malam, total kasus Covid-19 di Surabaya mencapai 2.394 kasus.

Halaman
1234
Penulis: erik sinaga
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved