Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

BPTJ Perpanjang Masa Penghentian Bus AKAP dan AKPD

Pada wilayah Jabodetabek, Polana menyebut hanya terminal Pulogebang yang tetap beroperasi melayani bus AKAP secara terbatas

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Unit bus AKAP terbatas yang ditunjuk melayani keberangkatan penumpang terbatas di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Penghentian sementara pelayanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) diperpanjang hingga 7 Juni 2020.

Begitu juga dengan pelayanan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di terminal wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Demikian dikatakan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana Pramesti, dalam keterangan resminya, Minggu (31/5/2020).

"Kebijakan ini merupakan tindak lanjut terbitnya Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 116 Tahun 2020, tentang perpanjangan masa berlaku peraturan menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020," jelas Polana.

"Tentang pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19," sambungnya.

Terminal bus yang terdampak di antaranya terminal Jatijajar Depok, terminal Baranangsiang Bogor, terminal Poris Plawad Kota Tangerang, dan terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan.

Begitu pun terminal Kampung Rambutan, terminal Kalideres, dan terminal Tanjung Priok yang dikelola Pemprov DKI serta terminal Bekasi dibawah pengelolaan Pemkot Bekasi.

Hasil Tes Negatif, 13 Peserta Karantina Covid-19 Tangsel Termasuk Bayi dan Ibu Hamil Dipulangkan

Semusim di Persija, Baihakki Khaizan Ungkap Sosok Pemain Terdekat Hingga Kuliner Kesukaan

Pada wilayah Jabodetabek, Polana menyebut hanya terminal Pulogebang yang tetap beroperasi melayani bus AKAP secara terbatas.

“Pengoperasian secara terbatas terminal Pulogebang untuk menindaklanjuti terbitnya Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020," jelas Polana.

"Yang kemudian diubah dengan Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tentang kriteria pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19," sambungnya.

Polana melanjutkan, pengoperasian terminal Pulogebang hanya memberikan layanan kepada masyarakat yang memiliki kepentingan perjalanan.

Terlebih yang mendapatkan kriteria pengecualian dan memenuhi syarat dari pemerintah.

"Penghentian operasi pelayanan tidak berlaku bagi angkutan perkotaan dan lintas wilayah di dalam Jabodetabek," tutup Polana.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved