Persiapan New Normal di Jabodetabek

Jelang New Normal, Pemprov DKI Masih Tunggu Perintah Anies Terkait Pembukaan Tempat Ibadah

menunggu arahan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait pembukaan kembali tempat ibadah saat penerapan tatanan hidup baru atau new normal.

SHUTTERSTOCK via Kompas.com
Ilustrasi new normal 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual DKI Jakarta Hendra Hidayata menyebut, pihaknya masih menunggu arahan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait pembukaan kembali tempat ibadah saat penerapan tatanan hidup baru atau new normal.

Hal ini juga sebagi tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 15/2020 tentang kegiatan keagamaan di rumah ibadah pada masa kenormalan baru (new normal) pandemi Covid-19.

"Kami masih menunggu arahan dan petunjuk lebih lanjut dari pak gubernur. Tentunya setelah mengevaluasi situasi dan kondisi terkini mengenai Pandemi Covid-19 di Jakarta," ucapnya, Selasa (2/6/2020).

Meski tak mau memaparkan lebih rinci terkait mekanisme pembukaan tempat ibadah itu, Hendra menyebut, pihaknya telah berdikusi dengan seluruh majelis tinggi agama terkait SE tersebut.

Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Wilayah (PGIW), Persekutuam Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI), Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi), dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) pun diajak duduk bersama untuk membahas pembukaan kembali rumah ibadah.

Seluruh majelis tinggi agama itu pun disebut Hendra telah sepakat menerapkan protokol kesehatan saat tenpat ibadah dibuka kembali.

"Demi kebaikan dan kesehatan bersama, seluruh kegiatan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya akan tetap melakukan protokol kesehatan," ujarnya.

Menurutnya, protokol kesehatan harus dipatuhi oleh semua pihak, baik itu pengelola tempat ibadah maupun para jemaat.

Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari kluster baru penyebaran Covid-19 di rumah-rumah ibadah.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved