Masih Buka Saat PSBB, Sejumlah Toko di Pasar Gembrong Ditutup

Jelang berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sejumlah Toko Mainan di Pasar Gembrong ditutup.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Suasana penutupan toko-toko mainan di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (2/6/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Jelang berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sejumlah Toko Mainan di Pasar Gembrong ditutup.

Pasar Gembrong merupakan satu diantara pasar yang paling kondang sebagai pusat belanja mainan murah di kawasan DKI Jakarta.

Selain mainan impor, Mainan Tradisional pun tak luput dari incaran masyarakat.

Suasana penutupan toko-toko mainan di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (2/6/2020)
Suasana penutupan toko-toko mainan di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (2/6/2020) (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Diketahui, pasca-Idul Fitri, Pasar Gembrong mulai kembali diserbu oleh masyarakat yang didominasi oleh para orang tua, padahal toko mainan tak termasuk dalam katagori bidang usaha yang dikecualikan selama PSBB.

Sebagai langkah tegas menyikapi hal tersebut, Pemkot Jakarta Timur melalui Satpol PP melakukan penutupan toko yang masih tetap buka pada Selasa (2/6/2020).

"Kegiatan PSBB hari ini kita bagi tiga regu. Dua regu untuk menutup usaha-usaha yang memang tidak diperbolehkan," kata Kasatpel Satpol PP Jatinegara Sadikin di Jakarta Timur.

Suasana penutupan toko-toko mainan di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (2/6/2020)
Suasana penutupan toko-toko mainan di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (2/6/2020) (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Tanpa diwarnai aksi rusuh, petugas Satpol PP turut membantu para pedagang untuk mamasukkan mainan ke dalam toko.

Nikita Mirzani Ogah Menikah Lagi Setelah 3 Kali Gagal Berumah Tangga

Pria Bermobil Diduga Culik Wanita di Jambi, Orangtua: Anak Saya Ketemu, Dia di Polsek Senen Jakarta

Sehingga waktu penutupan dapat dilakukan sesegera mungkin.

"Penutupan dilakukan sampai dengan berakhirnya PSBB sesuai dengan pengumuman lanjutan dari Pak Gubernur. Bila kedapatan ada yang melanggar maka akan dikenakan sanksi sesuai Pergub Nomor 41 Tahun 2020," ujarnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved