Breaking News:

Pembatalan Ibadah Haji 2020

Mengapa Tak Haji Tahun 2020, Ini Penjelasan Jubir Satgas Covid-19 MUI

Soal pembatalan haji ini, Juru Bicara Covid-19 Majelis Ulama Indonesia angkat bicara. Ini penjelasan dari sudut pandang fikih.

Editor: Y Gustaman
Tribunnews/Bahauddin R Baso/MCH2019
Ribuan umat muslim melakukan thawaf mengelilingi Kabah usai shalat subuh di Masjidil Haram, Makkah, Kamis (11/7/2019). Hari ini para jemaah haji dari berbagai penjuru dunia mulai berdatangan untuk menyambut musim haji 1440H. 

Ketiga, rukhshah (dispensasi) selalu ada demi kemaslahatan.

Niat baik melaksanakan ibadah haji kemudian terhalang karena terdapat udzur syar’i maka ia telah mendapat pahala niat baiknya.

Prinsip, kata Kiai Cholil, maslahah selalu menjadi acuan dan tujuan syariah sehingga pelaksanaan ibadah yang memberatkan dapat ditunda pelaksanaannya.

Pemberangkatan Batal, Bagaimana Nasib Biaya Ibadah Haji yang Telah Dibayarkan? Ini Kata Menag

Kaidah fikih menyebutkan, kondisi sempit dapat membuka ruang kemudahan (idza dhaqa al-amru ittasa’a).

Lantaran calon jemaah haji telah melunasi ongkos hajinya maka sebaiknya biarkan saja uangnya dikelola oleh BPKH.

"Sehingga saat pelunasan tahun depan tidak sulit mengumpulkan uang lagi, apalagi juga nanti mendapat hasil manfaat dari pengelolaan dananya," terang Kiai Cholil.

Ridwan Kamil Bersedih

Dampak pembatalan ibadah haji tahun 2020 juga dirasakan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

 Ikuti DKI Jakarta, Wali Kota Tangsel Berlakukan SIKM Untuk Warga Luar Jabodetabek dan Banten

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi satu di masyarakat Indonesia yang batal berangkat untuk ibadah haji ke Tanah Suci.

Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil itu mengaku sudah mempersiapkan keberangkatannya sejak tahun lalu. Ia pun memahami adanya keputusan itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved