Breaking News:

Pembatalan Ibadah Haji 2020

Calon Jemaah Haji Batal Berangkat, Uang Pelunasan Bisa Dikembalikan, Tanggapan Wali Kota Bekasi

calon jemaah haji yang sudah melakukan pelunasan bakal menjadi prioritas pemberangkatan pada musim haji 2021

Kompas.com/AFP PHOTO/FAYEZ NURELDINE
Umat Islam Muslim berdoa di Padang Arafah dekat Kota Mekkah, Arab Saudi, bagian dari kegiatan haji, 13 Oktober 2013. Lebih dari dua juta muslim tiba di kota suci ini untuk ibadah haji tahunan. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Sebanyak 2746 calon jemaah haji asal Kota Bekasi, terpaksa menunda kesempatan ibadah ke tanah suci usai Kementerian Agama (Kemenag) meniadakan keberangkatan haji 2020 akibat pandemi Covid-19.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kota Bekasi, Sri Siagawati mengatakan, dari total calon jemaah haji asal Kota Bekasi, mayoritas sudah melakukan pelunasan.

"Dari yang kuota diberikan kita 2739 ditambah lansia jadi keseluruhan 2746 jemaah, itu yang melunasi kemarin terakhir sampai tanggal 28 Mei 2020 ada 2416 jemaah," kata Sri di kantornya, Selasa, (2/6/2020).

Sri menjelaskan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan mengumumkan secara mendetail terkait kebijakan pembatalan keberangkatan haji tahun ini oleh pemerintah.

"Begitu tadi diumumkan saya juga langsung mengumumkan kepada jemaah dengan tidak lupa selalu memberikan motivasi kepada mereka agar mereka jangan melihat dari sisi negatifnya bahwa ini dilakukan demi kebaikan bersama," jelasnya.

Tanggapan beragam bermunculan, tidak sedikit dari jemaah yang mengutarakan kekecewaannya ketika gagal melaksanakan ibadah yang menjadi rukun islam kelima tersebut.

"Ya beragam, ada yang mungkin memang keinginan yang terlalu hebat, keinginan yang tidak bisa dibendung menjadi tamu Allah tentu ada kesedihan yang luar biasa," ungkapnya.

Tetapi, Kantor Kemenag Kota Bekasi terus memberikan pemahaman. Kebijakan pembatasan perjalanan haji tahun ini merupakan keputusan yang sudah dipertimbangkan begitu matang.

"Jadi tidak ada niat yang lain, pemerintah sudah sedemikian rupa dengan segala pertimbangan, timbang pikir, timbang dzikir mungkin, agar jemaah itu bisa nyaman dan alhamdulillah itu sudah bisa diterima oleh jemaah," kata Sri.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved