Pembeli Kopi Dalgona di Pamulang Rela Antre Lama Demi Bandingkan Rasa dengan Buatan Sendiri

Dalgona kaki lima itu berada di bilangan Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), tepatnya di Jalan Salak Raya

(foodisafourletterword.com)
Simak resep dalgona coffee 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Kopi dalgona menjadi fenomena karena karib dengan proses pembuatannya yang secara mandiri atau home made.

Munculnya penjual kopi dalgona kaki lima, membuat banyak orang penasaran.

Dalgona kaki lima itu berada di bilangan Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), tepatnya di Jalan Salak Raya, dekat kolam renang Tasa.

Setelah viral di media sosial, Rohan (31), sang penjual, kerepotan menghadapi banyaknya pelanggan.

Antrean mengular selalu terlihat selama lima hari belakangan ia menggelar lapaknya.

Diah Putri (24), salah satu pembeli, mengaku penasaran. Ia ingin merasakan dan membandingkan dalgona kaki lima itu dengan yang ia pernah bikin sebelumnya.

"Beli tiga, pengin coba saja kan viral tuh, terus pengin coba beli saja. Sudah pernah, awalnya sih bikin berhasil terus ke dua gagal, pengin coba saja rasanya bagaimana, sama apa enggak," ujar Diah sambil menenteng kopi dalgona yang baru saja dibelinya, Kamis (7/6/2020).

Menurutnya, secara harga cukup murah, hanya Rp 5 ribu per satu gelas plastik yang ukurannya cukup besar.

Diah tidak masalah meskipun harus mengantre sampai 30 menit untuk mendapatkan pesanannya.

"Kalau harganya sih cukup murah sih. Ngantrenya sih setengah jam ada tadi," ujarnya.

Selain Diah, ada juga Roni (18). Remaja asal Serpong itu pergi bersama temannya untuk membeli dalgona di Pamulang.

Curhat Pedagang di Depan Pimpinan Jakarta Barat: Selama Corona, Harga Murah tapi Pembelinya Sepi

Timnas U-19 Mulai TC, Ketum PSSI Bocorkan Kedatangan Shin Tae-yong ke Indonesia

Liga 1 Berpeluang Dilanjutkan, Bintang Persija Tak Sabar Lihat Aksi The Jakmania di Stadion

"Iya dari Serpong, sama teman beli, emang mau beli, penasaran soalnya," ujar Roni.

Ia ingin membandingkan rasa dalgona pinggir jalan itu dengan hasil buatannya.

"Saya kan pernah bikin juga, pengin ngebandingin. Nanti saya bikin lagi, enakan mana," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved