Breaking News:

Suami Tikam Istri di Tangerang

Kakek Pembunuh Istri di Tangerang Gelar 45 Adegan Rekonstruksi, Korban Dihujani 43 Tusukan

Polres Metro Tangerang Kota menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan seorang kakek kepada istrinya sendiri.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Polres Metro Tangerang kota menggelar 45 adegan rekonstruksi di Kampung Nagrak, Kelurahan Periuk, Kota Tangerang, Jumat (5/6/2020) petang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polres Metro Tangerang Kota menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan seorang kakek kepada istrinya sendiri yang terjadi pada Sabtu (8/2/2020).

Rekonstruksi adegan berdarah itu dilakukan di rumah korban dan tersangka di Kampung Nagrak, Kelurahan Periuk, Kota Tangerang, Jumat (5/6/2020) petang.

Tersangka Edy Purnama Ong (72) mempraktikka 45 adegan rekonstruksi saat melakukan pembunuhan istrinya sendiri, Nurhayati (50).

"Ada 45 adegan yang diperagakan tadi dan kita ketahui bahwa di depan ini ada beberapa barang bukti. Tindak pidana ini berawal dari cekcok rumah tangga," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto.

Warga: Tagihan Listrik Biasanya Rp 500 Ribu Jadi Rp 4 Juta, Ini Penjelasan PLN dan Hubungi PLN 123

Ia menjelaskan kalau peristiwa berdarah itu termantik karena persoalan rumah tangga.

Lalu, terjadi pertengkaran antara tersangka dan korban.

Dalam pertengkaran itu, korban sempat melempar asbak dan gelas sebanyak dua kali kepada tersangka diduga karena mabuk.

Tidak terima, tersangka yang sudab berumur itu tak pikir panjang langsung menikam korban berkali-kali sampai bercucuran darah.

Sugeng menambahkan pada adegan ke 24, 25 dan 26 tusukan pelaku mengarah pada leher dan lambung sehingga menyebabkan korban meninggal dunia di rumah sakit.

Rahmat Effendi Izinkan Tempat Pijat Beroperasi Lagi di Kota Bekasi: Terapis Pakai Sarung Tangan

"Waktu kejadian, upaya penyelamatan sempat dilakukan para saksi. Namun akhirnya korban meninggal dunia di RS Sari Asih. Hasil autopsi ada 43 tusukan dari menurut keterangan ahli," terang Sugeng.

Ia menambahkan tersangka saat ini tidak dilakukan penahanan karena mengalami sakit kanker tenggorokan.

"Tersangka dirawat di rumah sakit Kramat Jati dalam pengawasan petugas kepolisian," tegasnya.

Liga 1 2020 Berpeluang Digelar Lagi, Pelatih Persija Jakarta Sarankan PSSI Gelar Turnamen Pramusim

Pelaku terancam Pasal 44 ayat 3 jo Pasal 5a UU RI No. 23 Tahun 2004, tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan atau Pasal 320 KUHP dan atau Pasal 338 dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana 25 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved