Breaking News:

Polisi Tangkap Para Lansia di Kota Depok yang Lakukan Penipuan, Korban Rugi Rp 90 Juta

Polisi berhasil meringkus kawanan penipu yang telah lanjut usia di Depok. Akibat peristiwa ini, korban CSL mengalami kerugian Rp 90 juta.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Kapolrestro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah (ke-dua dari kiri), menunjukan barang bukti kaleng susu hasil penipuan pelaku, Jumat (5/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Polisi berhasil meringkus kawanan penipu yang telah lanjut usia atau lansia di Kota Depok.

Akibat peristiwa ini, korban CSL mengalami kerugian materi hingga menyentuh angka Rp 90 juta.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, menjelaskan pihaknya telah mengamankan tiga pelaku berinisial SLY, MTW, dan JSK.

"Awalnya korban yang merupakan sales marketing sebuah perusahaan swasta, menawarkan barang berupa susu," ujar Azis di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Jumat (5/6/2020).

Lanjut Azis, ketika pelaku memesan susu kaleng yang ditawarkan korban sebanyak 150 karton.

Jadi Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri Jelaskan Makna dari Pekerjaannya

Ke-esokan harinya, korban pun mengirimkan ratusan karton susu kaleng pesanan pelaku ke alamat yang diminta.

"Namun setelah barang dikirim pelaku menyerahkan pembayaran melalui cek sebesar Rp 90 juta, " kata Azis.

Kemudian, setelah korban hendak mencairkan cek tersebut, ternyata cek tersebut hanyalah cek kosong dan korban pun melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolrestro Depok.

Opsi Kompetisi Sepak Bola Berlanjut, Pemain Muda U-20 Didorong Main di Liga 1 2020

"Pelaku yang pertama kami amankan itu SLY ini, karena dia yang memesan. Selanjutnya kami kembangkan dan berhasil mengamankan MTW dan JSK," tuturnya.

"Yang ersangkutan ditangkap di lokasi berbeda, yakni di Cluster Cibubur Mekar Sari Cileungsi dan Perumahan Alam Sentul Babakan Madang, Bogor," jelasnya.

Terakhir, Azis berujar para pelaku terancam dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan Jo Pasal 372 KUHP, dengan ancaman kurungan diatas lima tahun penjara.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved