Breaking News:

Warga Keluhkan Tagihan Listrik Membengkak Rp 4 Juta Biasanya Rp 500 Ribu, Ini Kata PLN

Sejumlah warga Kota Depok mendatangi Kantor PLN ( Perusahaan Listrik Negara) karena tagihan yang melonjak di bulan Juni ini.

Penulis: Suharno | Editor: Kurniawati Hasjanah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas PLN melakukan pengecekan instalasi jaringan listrik di permukiman padat penduduk kawasan Tambora, Jakarta, Kamis (22/8/2019). Kegiatan pemeriksaan instalasi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian PLN dalam mengajak warga untuk memperhatikan instalasi kelistrikan yang aman. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sejumlah warga Kota Depok mendatangi Kantor PLN ( Perusahaan Listrik Negara) karena tagihan yang melonjak di bulan Juni ini.

Tak hanya satu kali lipat, sejumlah warga memprotes kenaikan tagihan listrik yang dinilai tak masuk akal hingga berkali-kali lipat.

“Tagihan saya biasanya Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribu satu bulannya,  sekarang ini sampai nyaris Rp 4 juta-an,” ujar Aji, salah seorang warga yang mengikuti aksi protes tersebut, jumat (5/6/2020).

Aji berujar, kenaikan yang dinilai tak wajar ini baru pertama kali terjadi bulan ini.

 Aturan Pengendara Ojek Online Saat Bawa Penumpang: Pesanan Bisa Dibatalkan Jika Ada Hal Ini

 Adaptasi New Normal dan PSBB Diperpanjang Hingga 2 Juli 2020, Begini Penjelasan Wali Kota Bekasi

“Bulan kemarin masih normal. Ini kok bulan Juni bengkak banget tagihan sampai berjuta-juta,” jelasnya.

Sementara itu, seorang warga lainnya mengaku dirinya mengalami hal yang lebih tidak masuk akal.

Bagaimana tidak, rumahnya yang sudah kosong dan lama tidak ditempati, tiba-tiba mendapat tagihan sebesar kurang lebih Rp 400 ribu.

 Aturan Lengkap PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Anies Baswedan: Sanksi Masih Berlaku

 Merasakan Salat Jumat Perdana di Bekas Bangunan Belanda Kala PSBB Masa Transisi di Menteng

Meski begitu, hingga saat berita ini dinaikan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN Kota Depok meski TribunJakarta.com sudah mencoba menghubungi.

Penjelasan PLN

Dikonfirmasi hal tersebut, Humas PLN UP3 Depok, Meri Juliana, menjelaskan bahwa kelonjakan tagihan listrik yang diklaim oleh warga merupakan opini yang tidak benar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved