Breaking News:

Pembatalan Ibadah Haji 2020

Ibadah Haji 2020 Ditiadakan, Pedagang Kurma di Tanah Abang Rumahkan Sejumlah Pegawainya

Semenjak pemerintah memberlakukan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSSB), pendapatan penjual kurma di Tanah Abang menurun hingga 80 persen.

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Buah kurma yang dijual Sarwono sepi pembeli sejak kebijakan PSBB diterapkan di DKI Jakarta, Rabu (10/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Pemerintah Indonesia resmi meniadakan ibadah haji 2020 lantaran mencegah penularan virus corona atau Covid-19.

Hal ini berdampak terhadap pelaku usaha di sekitaran pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Satu di antaranya Sarwono, pedagang buah kurma ini telah merumahkan sejumlah pegawainya lantaran krisis ekonomi.

Semenjak pemerintah memberlakukan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSSB), pendapatannya menurun hingga 80 persen.

"Sampai pengurangan karyawan sebelum puasa, sudah saya kurangi. Ada lima orang (dirumahkan)," kata Sarwono, saat ditemui TribunJakarta.com, di kios miliknya, sekitaran pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2020).

Pria berusia 45 tahun ini juga memiliki toko di Surabaya, Jawa Timur.

Di sana, Sarwono memiliki sekira puluhan pegawai.

Namun, sepuluh sampai sekira 12 pegawainya telah dirumahkan juga.

"Karyawan di Jawa Timur sekira 10-12 orang," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved