Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Beda dengan Pasar Tradisonal, Tenant di Mal Bebas Kebijakan Ganjil Genap Hingga 52 Pedagang Positif

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasruddin mengatakan, 150 pasar tradisional di DKI Jakarta akan menerapkan sistem ganjil genap

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Seorang pedagang Pasar Ciracas yang sempat menolak ikut rapid test di Jakarta Timur, Rabu (3/6/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasruddin mengatakan, 150 pasar tradisional di DKI Jakarta akan menerapkan sistem ganjil genap.

Kebijakan tersebut akan mulai diterapkan pada 15 Juni 2020 selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah pencegahan penularan Covid-19 di pasar tradisional.

"Jadi mulai tanggal 15 itu bukanya ganjil genap dari nomor kios. Nomor kios mengikuti kalender, kalau tanggal ganjil berarti nomor kios ganjil yang buka," ucapnya, Kamis (11/6/2020).

Dengan penerapan aturan ini, ia berharap, masyarakat dan para penjual tetap dapat menjaga jarak aman atau physical distancing saat berada di dalam pasar tradisional.

Selain itu, pedagang yang berjualan di pasar tradisional juga diwajibkan menggunakan pelindung wajah untuk meminimalisir penularan Covid-19.

"Pedagang juga harus memakai face shield dan masker sehingga kemudian ketika berinteraksi dengan pengunjung dia juga merasa aman dan nyaman," ujarnya dalam diskusi virtual dengan wartawan Balai Kota.

Terkait dengan kemungkinan pasar tradisional di Jakarta meniru daerah lain yang membuka lapak di ruang terbuka lalu diberi jarak cukup jauh antar pedagang, Arief menyebut, hal itu mustahil dilakukan.

Sebab, ada keterbatasan tempat dan jumlah pedagang di pasar-pasar tradisional yang ada di DKI Jakarta cukup banyak, jumlahnya mencapi lebih dari 100 ribu pedagang.

"Jadi memang polanya akan berbeda seperti pola yang dilakukan pasar tradisional lainnya, pasti punya karakteristik sendiri," kata dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved