Breaking News:

Melihat Terowongan Ceger, Jalur Tikus Penghubung Dua Kecamatan di Jakarta Timur

Remang-remang, sempit, dan kondisi jalan ala kadarnya jadi gambaran Terowongan Ceger yang berada di bawah Jalan Tol Jagorawi.

Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kondisi pintu masuk di Terowongan Ceger yang menghubungkan Kecamatan Cipayung dan Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (11/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Remang-remang, sempit, dan kondisi jalan ala kadarnya jadi gambaran Terowongan Ceger yang berada di bawah Jalan Tol Jagorawi.

Meski tinggi dan lebarnya hanya sekitar dua meter, namun Terowongan Ceger jadi satu akses penghubung antara Kecamatan Cipayung dan Ciracas.

Manun (48), warga setempat mengatakan terowongan yang terletak di perbatasan Kelurahan Ceger dan Rambutan ini dulunya lebih besar.

Pengemudi motor saat melintasi Terowongan Ceger yang menghubungkan Kecamatan Cipayung dan Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (11/6/2020).
Pengemudi motor saat melintasi Terowongan Ceger yang menghubungkan Kecamatan Cipayung dan Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (11/6/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Awalnya bisa dilewati mobil, tapi memang cuma muat satu ruas. Dulu di sini macet, karena angkot juga lewat sini," kata Manun di Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (11/6/2020).

Terowongan yang dilalui dari arah Jalan Bungur, Kecamatan Ciracas dan Jalan Manunggal, Kecamatan Cipayung ini bahkan sempat dijaga pak ogah.

Walau pengemudi mobil harus antre banyak warga yang lebih memilih lewat Terowongan Ceger guna memangkas waktu tempuh.

Pengemudi motor saat melintasi Terowongan Ceger yang menghubungkan Kecamatan Cipayung dan Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (11/6/2020).
Pengemudi motor saat melintasi Terowongan Ceger yang menghubungkan Kecamatan Cipayung dan Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (11/6/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Dulu pak ogahnya dua, satu di Ceger, satu di Rambutan. Karena ada pembangunan saluran air, segala macam jadi sempit. Sekarang mobil harus lewat jalan utama," ujarnya.

Jauh sebelum mobil dan motor mengaspal, Manun menuturkan lokasi Terowongan Ceger merupakan sawah dan perkampungan.

Baru sekira tahun 1980 an saat pemerintah membangun Jalan Tol Jagorawi Terowongan Ceger muncul dan digunakan.

Pejalan kaki saat melintasi Terowongan Ceger yang menghubungkan Kecamatan Cipayung dan Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (11/6/2020).
Pejalan kaki saat melintasi Terowongan Ceger yang menghubungkan Kecamatan Cipayung dan Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (11/6/2020). ()

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved