Breaking News:

Olimpiade Mundur Setahun, Tantangan Praveen-Melati Tingkatkan Kualitas Permainan

Direktur program bakti olah raga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengambil sisi positif mundurnya Olimpiade Tokyo ke tahun 2021.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktvianti di baba perempat final Piala Sudirman 2019 yang berlangsung di Nanning, China, Jumat (24/5/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Direktur program bakti olah raga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengambil sisi positif mundurnya Olimpiade Tokyo ke tahun 2021.

Ia tidak mempermasalahkan kesiapan atlet binaannya, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang Maret lalu menjuarai All England dan sedang on fire (semangat berapi-api) harus terhenti akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya, peluang Praveen/Melati akan tetap terbuka di Olimpiade tahun depan dengan syarat persiapan yang tetap terjaga.

"Saya tetap mengambil hal positif. Memang mereka (Praveen/Melati) punya bekal motivasi tinggi setelah juara All England sehingga bagus untuk Olimpiade yang seyogyanya dilaksanakan tahun ini. Namun dengan diundur, artinya ada waktu untuk lebih matang lagi," terangnya kepada wartawan dalam sesi penghargaan atlet oleh PB Djarum yang diadakan secara virtual, Kamis (11/6/2020).

Ia mengatakan akan mempersiapkan keduanya secara teknik maupun mental.

Direktur program bakti olah raga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin.
Direktur program bakti olah raga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin. (WARTAKOTALIVE.COM/Rafsanzani Simanjorang)

Menurutnya, Praveen-Melati punya tantangan tersendiri untuk menjawab harapan dari pecinta bulu tangkis Indonesia sebagai penerus Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Ia pun berharap dalam waktu satu tahun ini akan memberikan dampak positif bagi Praveen/Melati dalam mempersiapkan diri.

"Tantangan buat mereka untuk menaikkan kualitas. Tak hanya mereka, semua atlet dunia punya waktu yang sama untuk mempersiapkan diri. Jangan sampai mereka kehilangan motivasi dan performa menurun. Kami harus lebih siap," tambah Yoppy.

Seorang Pedagang di Pasar Grogol Positif Covid-19

Kios Makanan di Taman Margasatwa Ragunan Akan Dibuka Bergantian, Pengunjung Dilarang Makan di Tempat

Sementara itu, kemenangan Praveen/Melati di ajang All England 2020, Maret lalu, membawa mereka menghuni peringkat 4 dunia dengan raihan 80.247 poin.

Mereka naik satu peringkat menggeser ganda campuran asal Jepang, yaitu Yuta Watanabe/Arisa Higashino.

Perlahan tapi pasti, Praveen/Melati mulai meramaikan persaingan di papan atas peringkat dunia. (WARTAKOTALIVE.COM/Rafsanzani Simanjorang)

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved