Antisipasi Virus Corona di DKI

Tak Pakai Masker Saat Belanja di Pasar Tradisional, Siap-siap Diusir Petugas

Dirut Perumda Pasar Jaya Arief Nasruddin mengatakan, petugas keamanan bakal mengusir pengunjung yang tak mengenakan masker

Tayang:
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
freepik.com
Ilustrasi masker. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, seluruh masyarakat diwajibkan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, tak terkecuali saat berbelanja di pasar tradisional.

Dirut Perumda Pasar Jaya Arief Nasruddin mengatakan, petugas keamanan bakal mengusir pengunjung yang tak mengenakan masker.

"Bagi konsumen yang melanggar protap kami, terpaksa sanksinya kami kelaurkan dari pasar dan itu sangat terpaksa kami lakukan," ucapnya, Kamis (11/6/2020).

Arief mengatakan, tindakan tegas diambil oleh pihaknya guna meminimalisir penyebaran Covid-19 di area pasar tradisional.

Ia juga tak mau pasar tradisional yang dikelola oleh Pemprov DKI malah menjadi zona merah penyebaran Covid-19.

"Jangan sampai pasar tradisional menjadi titik merah penyebaran Covid-19 yang baru deh," ujarnya dalam diskusi virtual dengan wartawan Balai Kota.

Tiga Pilar Kebayoran Lama Cek Kesiapan Gandaria City dan Pondok Indah Mal Jelang Dibuka 15 Juni

Anies Baswedan Tegaskan Bioskop Hingga Tempat Fitness di Mal Belum Boleh Buka di Masa PSBB Transisi

Bila hal itu terjadi, ditakutkan kondisi perekonomian di ibu kota akan semakin memburuk.

Padahal, tujuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi diterapkan untuk mengembalikan perekonomian di Jakarta yang sempat ambruk akibat pandemi Covid-19.

"Pastinya hal ini akan memperburuk kondisi ekonomi para pedagang yang saat ini berharap pelonggaran PSBB bisa memulihkan perekonomian mereka," kata Arief.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 52 pedagang di 6 pasar yang ada di Jakarta dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Puluhan pedagang itu diketahui terpapar Covid-19 setelah mengikuti rapid test dan swab test PCR di 19 pasar selama periode April hingga Juni 2020.

"Total terpapar sebanyak 52 orang yang ditemukan di 6 pasar. Selebihnya yang 10 pasar masih menunggu hasil dan 3 pasar dinyatakan negatif dari pengecekan," kata Arief.
Berikut daftar 19 pasar tersebut :

1. Pasar Lontar : 9 pedagang positif
2. Pasar Serdang : 14 pedagang positif
3. Pasar Rawasari : 14 pedagang positif
4. Pasar Ciracas : 1 pedagang positif
5. Pasar Perumnas Klender : 20 pedagang positif
6. UPB Induk Kramat Jati : 3 pedagang positif
7. Pasar Gondangdia
8. Pasar Petojo Enclek
9. Pasar Tomang Barat
10. Pasar Slipi
11. Pasar Cijantung
12. Pasar Palmerah
13. Pasar Pesanggrahan
14. Pasar Kebayoran Lama
15. Pasar Pondok Labu
16. Pasar Warung Buncit
17. Pasar Minggu
18. Pasar Lenteng Agung
19. Pasar Kelapa Gading

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved