Sisi Lain Metropolitan

Ingat Siti Petugas PPSU Cantik Kampung Melayu yang Sempat Viral? Kini Punya Channel YouTube

Masih ingat Siti Hajar (20) petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Kampung Melayu yang sempat viral karena berparas cantik?

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muji Lestari
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Siti Hajar, PPSU Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (12/6/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Masih ingat Siti Hajar (20) petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Kampung Melayu yang sempat viral karena memiliki paras cantik?

Setelah lama tak terdengar kabarnya, kini Siti kembali berbagi kegiatannya.

Siti merupakan satu diantara petugas PPSU Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Pada April 2019, Siti yang memiliki postur tubuh proposional dan paras menawan viral di media sosial.

PPSU Kecamatan Jatinegara saat membersihkan saluran air di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Minggu (22/12/2019)
PPSU Kecamatan Jatinegara saat membersihkan saluran air di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Minggu (22/12/2019) (ISTIMEWA)

Tanpa rasa malu, Siti melakukan pekerjaannya sebagai pasukan oren. Mulai dari menyapu jalan hingga membersihkan saluran air dilakoninya dengan telaten.

Bau yang menyengat dan baju yang kotor tak menjadi masalah baginya tiap kali membersihkan saluran air.

Sayangnya, kabar Siti jarang terdengar sejak dirinya viral.

Meski begitu, Siti mengatakan masih aktif berseluncur di dunia maya dan baru-baru ini ia sedang membuat channel youtube.

"Setelah viral itu Siti tetap jadi diri Siti yang apa adanya. Cuma baru-baru Siti lagi garap konten youtube aja. Siti buat channel Youtube sendiri, namanya Siti Hajar," katanya kepada TribunJakarta.com, Jumat (12/6/2020).

Belum Sepekan Kerja Jadi Sopir Raffi Ahmad, Dorce Jatuh Sakit: Enggak Kuat Makan Makanan Orang Kaya

Siti mengatakan latar belakang pembuatan channel Youtube ini berawal dari kecintaannya bekerja sebagai PPSU.

Memiliki rekan kerja yang selalu baik padanya, membuat Siti tertarik untuk mengangkat cerita keseharian PPSU Kampung Melayu.

"Sebenarnya sih ini buat baru Bulan April dan videonya baru ada dua. Jadi di channel ini, Siti mau mengembangkan nama PPSU Kelurahan Kampung Melayu. Istilahnya seperti kasih gambaran ke orang-orang pekerjaan mereka tuh seperti apa," ungkapnya.

Sejak saat itulah Siti aktif mempromosikan kedua videonya melalui WhatsApp dan media sosial lainnya.

"Kalau sekarang viewers sama subscribernya belum banyak sih. Karena kan baru beberapa bulan aja. Tapi di dua minggu awal buat channel sudah ada 186 subscriber," katanya.

Rencananya, Siti akan kembali membuat video selanjutnya saat pandemi Covid-19 berakhir.

Ia juga akan mengisi channel Youtubenya dengan video-video tutorial make up.

"Ke depannya pengin buat video soal make up juga sih, seperti make up challage. Makanya saat ini lagi belajar ngedit lagi. Sebab selama ini Siti belajar otodidak dan masih edit dari HP aja," jelasnya.

Oknum ASN Ketauan Punya Banyak Selingkuhan Hingga Tega Hajar Istri Sampai Berujung Laporan ke Polisi

Istri Pergoki Suami saat Cabuli Anak Kandung, Suara Bisik-bisik Jadi Petunjuk Malam Itu

Lebih dikenal banyak orang

Selain sibuk belajar mengedit untuk channel Youtubenya, Siti mengatakan ada perubahan lain yang terasa setelah dirinya viral.

Satu diantaranya ialah semakin banyak orang yang mengenalnya. Bila dulunya hanya lingkungan sekitar saja, kali ini sejumlah pengendara di jalan sering menyapanya.

"Siti," ujar Siti menirukan suara para pengendara.

"Kalau sekarang jadi banyak yang manggil aja pas lagi nyapu. Sitinya enggak kenal tapi mereka teriakin nama Siti. Alhamdulillah senang," katanya.

Meski tak kenal, Siti selalu membalas sapaan para pengendara dengan senyuman ramahnya.

Selain itu, Siti mengatakan belum lama ini mendapatkan tawaran dari salah satu agensi.

Mulanya, Siti hanya mencoba mendaftarkan diri sebagai model ke agensi tersebut.

Setelah lolos tahap pertama, Siti tak melanjutkan proses tersebut. Kebimbangan demi kebimbangan terus menyelimutinya.

Hingga akhirnya agensi tersebut menghubunginya kembali dan mengajaknya untuk menjadi model.

"Banyaklah pertimbangan. Jadi benar-benar bukan karena biaya administrasinya. Tapi memang Siti terlanjur nyaman kerja jadi PPSU. Akhirnya Siti abaikan agensi tersebut,"

"Intinya sih sekarang kenyamanan. Kalau memang sudah nyaman sama kerjaan sekarang, mau enggak viral atau apapun pasti bakalan bertahan," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved