Breaking News:

Gula Bisa Buat Kecanduan Jika Terlalu Banyak Dikonsumsi, Kok Bisa Ya?

Siapa yang tahu kalau makanan manis yang mengandung gula mengakibatkan efek kecanduan?

Editor: Siti Nawiroh
freepik
Ilustrasi Gula 

Konsekuensi negati dari perilaku kompulsif bisa berupa kenaikan berat badan, sakit kepala, ketidakseimbangan hormon, dan banyak hal.

"Setiap kali kita makan permen, kita memperkuat jalur neuropat itu dan menyebabkan otak semakin terprogram untuk mendambakan gula," tambah Bjork.

Kondisi tersebut bisa membangun toleransi seperti obat lainnya.

Riset yang dilakukan ilmuwan Connecticut College telah menunjukan mkanan manus bisa mengaktifkan neuron di pusat kesenangan daripada kokain.

Gula mudah kita temui diberbagai toko. Itu sebabnya, sangat sulit menghindari konsumsi gula.

"Gula dapat merangsat pusat yang memproses perasaan bahagia di otak dengan carayang sama seperti psikotropika atau narkoba," ucap pakar diet Andy Bellatti.

Pada individu dengan kecenderungan tertentu, hal ini bisa bermanifestasi sebagai kecanduan makanan manis.

Batas aman konsumsi gula

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO menyarankan agar kita mengurangi konsumsi gula kurang dari lima persen kalori harian atau sekitar enam sendok teh.

Menurut data WHO, mengurangi konsumsi gula bisa menurunkan risiko obesitas dan kerusakan gigi.

Demi menghindari efek negatif gula, kita juga bisa menggantinya dengan pemanis alami seperti buah dan madu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sering Konsumsi Gula Bisa Sebabkan Kecanduan, Kok Bisa?

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved