Jakarta Terapkan PSBB Transisi

Prediksi Lonjakan Penumpang KRL Besok, Warga Bogor yang Ingin ke Jakarta Diminta Berangkat Malam Ini

Bima Arya berharap warga Bogor yang hendak berangkat ke Jakarta pada Senin besok untuk berangkat lebih awal menjadi Minggu malam ini.

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga beraktivitas di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2020). Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto telah resmi menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta dalam rangka percepatan penanganan virus corona (Covid-19). Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/239/2020. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BOGOR - Wali Kota Bima Arya tinjau kesiapan Stasiun Bogor yang diprediksi akan menghadapi lonjakan penumpang pada Senin (15/6/2020) besok.

Bima mengaku bahwa dirinya juga memantau pergerakan penumpang yang berangkat dari Bogor tujuan Jakarta.

Dia berharap warga Bogor yang hendak berangkat ke Jakarta pada Senin besok untuk berangkat lebih awal menjadi Minggu malam ini.

"Saya berharap banyak penumpang yang biasanya berangkat pada Senin pagi, berangkatnya hari ini. Kami sudah random cek tadi, ternyata cukup banyak warga yang berangkat sekarang untuk menghindari penumpukan," kata Bima Arya saat ditemui TribunnewsBogor.com di Stasiun Bogor, Minggu (14/6/2020) sore.

Bima menjelaskan bahwa melonjaknya penumpang di Stasiun Bogor terjadi seiring dibukanya sektor-sektor di kawasan Jakarta pasca ditutup karena Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ).

Seperti dibukanya beberapa sektor termasuk mall di Jakarta pada Senin (15/6/2020) besok.

"Saya berharap warga Bogor yang mungkin masih mendengar ini bisa memutuskan untuk kembali ke Jakartanya dipercepat ya, malam ini, kereta terakhir itu jam 21.00 WIB. Mudah-mudahan bisa menimbang keputusan seperti itu supaya besok tidak ikut penumpukan ini karena saya kira besok itu lonjakannya kembali lagi tinggi," kata Bima Arya.

Ada bus bantuan DKI untuk warga Bogor

Pemerintah DKI Jakarta akan mengirim bantuan armada 30 bus untuk antisipasi lonjakan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bogor pada Senin (15/6/2020) besok.

Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya seusai meninjau kesiapan Stasiun Bogor untuk menghadapi lonjakan penumpang, Minggu (14/6/2020) sore.

Wali Kota Bogor Bima Arya
Wali Kota Bogor Bima Arya (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Bima menjelaskan bahwa bantuan armada itu akan dikirim besok Selasa setelah dirinya berkomunikasi langsung dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memohon bantuan armada tersebut.

"Ada 30 bis khusus Stasiun Bogor yang akan mengangkut ke 5 titik. Jadi satu bus ke satu titik itu, misalnya ke Manggarai, Sudirman, ada 5 titik," kata Bima Arya saat ditemui TribunnewsBogor.com di Stasiun Bogor.

Dia menjelaskan bahwa pengaturan pemberangkatan bus nantinya akan dilakukan setiap 15 menit.

"Skenarionya kita lihat besok. Tetapi kita atur sebetulnya per 15 menit. Jadi 30 bus itu disiapkan dan akan diberangkatkan setiap 15 menit," kata Bima Arya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved