Breaking News:

2 Oknum Polisi Diduga Peras Bandar Narkoba Rp 75 Juta: Berawal dari Penangkapan di Apartemen

Kedua oknum polisi tersebut diduga memeras seorang bandar narkoba yang mereka tangkap

DOUG MENUEZ/GETTY IMAGES
Ilustrasi borgol 

TRIBUNJAKARTA.COM, SURABAYA -F dan A, anggota Reskrim Polsek Mulyorejo, Surabaya, kini berususan dengan Propam Polda Jawa Timur.

Penyebabnya, kedua oknum polisi tersebut diduga memeras seorang bandar narkoba yang mereka tangkap di sebuah apartemen berinisial H.

Petugas juga membawa seorang warga sipil berinisial AN.

Informasi yang dihimpun Surya.co.id, F dan A disinyalir terlibat penyalahgunaan narkotika di sebuah apartemen di Surabaya Timur.

Kasus tersebut mencuat setelah keterlibatan oknum F dan A melakukan penangkapan seorang bandar sabu berinisial H.

H saat itu ditangkap di Jalan Pragoto dan diamankan di sebuah apartemen yang diduga menjadi safe house dua oknum tersebut bersama AN.

Dalam penangkapan itu, oknum polisi itu menemukan barang bukti 1 gram sabu sabu.

Tersangka H tidak langsung ditahan, tapi diajak putar-putar dulu. Kabar yang berkembang H ditengarai diperas dan diminta sejumlah uang senilai Rp 75 juta untuk tebusan.

"Karena takut dan tak ingin ditahan, H akhirnya menyepakati tebusan tersebut. Hingga akhirnya dilepas kembali oleh oknum tersebut," beber salah seorang yang tak mau namanya disebut kepada Surya.co.id.

Setelah dilepas, kabar tak tak sedap itu mencuat ke Propam Polda Jatim. Tak lama kemudian, penyidik Propam memanggil dua oknum tersebut bersama seorang sipil berinisial AN.

Halaman
12
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved