Breaking News:

Sidang Kasus Penusukan Wiranto

Eksekutor Penusuk Wiranto Dituntut 16 Tahun Penjara

Dipaparkan Edwin, untuk terdakwa Abu Rara yang merupakan eksekutor penusukan Wiranto dituntut selama 16 tahun penjara

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Dok Humas PN Jakarta Barat
Persidangan perdana kasus penusukan Wiranto digelar di PN Jakarta Barat dimana terdakwa mengikuti sidang melalui telekonpers. 

Hal tersebut setelah pada September 2019, beberapa anggota jaringan JAD ditangkapi Densus 88 di Bekasi, Jawa Barat.

"Terdakwa ketakutan dan merasa dirinya sudah masuk dalam DPO oleh kepolisian maka tidak lama lagi terdakwa juga akan tertangkap," kata Herry saat membacakan tuntutannya di ruang sidang PN Jakarta Barat, Kamis (9/4/2020).

Karena itulah, sebelum ditangkap, Abu Rara ingin melakukan penyerangan yang disebutnya sebagai tindakan amaliyah.

"Terdakwa akan dianggap hidup sia-sia jika tidak melakukan penyerangan ataupun perlawanan terhadap thogut," kata Herry.

Dalam dakwaan dijelaskan, awal mula Abu Rara yang mengajak Fitria Diana menyerang Wiranto sudah direncakan sejak sehari sebelumnya atau pada Rabu (9/10/2020).

Hal tersebut lantaran pada Rabu sore sekira Pukul 15.00 WIB, pasangan suami istri itu mendengar suara helikopter melintas di atas kontrakannya di Gang Kenari, Desa Menes, Pandeglang.

"Dimana helikopter itu dianggap sebagai polisi yang akan menangkapnya sehingga terdakwa (Abu Rara) menyuruh istrinya segera mematikan hanpdhone," ucap Herry.

Namun rupanya, keberadaan helikopter di sekitar tempat tinggalnya bukanlah untuk menangkap Abu Rara, melainkan sebagai persiapan untuk proses kedatangan Wiranto pada keesokan harinya.

"Terdakwa mengajak istri dan anaknya ke alun-alun Menes, ternyata helikopternya sudah terbang lagi. Kemudian terdakwa bertanya kepada tukang ojek yang ada di sekitar alun-alun bahwa ternyata besok ada kunjungan Menko Polhukam," tutur Herry.

Herry menerangkan, setelah terdakwa mengetahui bahwa besok akan ada kunjungan Wiranto maka dia memberitahukan kepada jaringannya melalui grup whatsapp bahwa akan melakukan amaliyah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved