Breaking News:

Kabar Gembira! Kantor Imigrasi Tangerang Kembali Layani Pembuatan Paspor

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tangerang Felucia Sengky Ratna mengatakan, pada new normal ada beberapa perbedaan

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tangerang Felucia Sengky Ratna saat ditemui di kantornya, Rabu (17/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kantor Imigrasi Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tangerang kembali membuka pelayanan pembuatan paspor kepada Warga Negara Indonesia.

Pelayanan pembuatan paspor tersebut sudah kembali dibuka sejak Senin (15/6/2020) setelah Kantor Imigrasi Tangerang Kelas 1 Non TPI Tangerang lockdown beberapa minggu.

Namun, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tangerang Felucia Sengky Ratna mengatakan, pada new normal ada beberapa perbedaan.

Selain memperhatikan standar protokol kesehatan, kuota perhari untuk pengajuan paspor di Tangerang dibatasi sampai 75 pemohon berhari.

“Untuk pelayanan paspor WNI, kita berikan kuota kepada masyarakat setengah dari kuota yang kita terapkan saat normal (sebelum Covid-19),” kata Sengky saat ditemui di kantornya, Rabu (17/6/2020).

Ada pun sebelum Covid-19 ini, kuota yang pengajuan paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Tangerang seharinya dibatasi sampai 150.

Sengky melanjutkan, untuk pelayanan paspor, pemohon dapat mengambil antrean melalui Aplikasi Layanan Paspor Online (APAPO) yang bisa diunduh melalui Playstore dan Appstore.

“Untuk pelaynan WNI, paspor kuota diberikan adalah setengah dari kuota yang kita terapkan saat kondisi normal, dan menggunakan konsep pelayanan pendaftaran secara online,” terang Sengky.

Terapis Pijat Panggilan Tewas Bersimbah Darah, Mayat Terbungkus Kardus, Diduga Cekcok Soal Tarif

Sudah Tak Ada Posko Check Point di Bekasi, Pemeriksaan SIKM di RT/RW Hingga Spa Sudah Beroperasi

Pihaknya juga sudah membuka layanan pengajuan kartu izin tinggal terbatas (ITAS) baru bagi Warga Negara Asing (WNA) yang ada di Tangerang sejak tanggal 9 Juni 2020.

Kartu tersebut dibuat karena kondisi Covid-19 yang mengakibatkan WNA tidak bisa terbrang kembali ke kampung halamannya dan harus memperpanjang izin tinggal di suatu daerah.

Sengky menerangkan, rata-rata perhari ada 20 permintaan perpanjangan kartu ITAS di kantornya yang rata-rata didominiasi oleh WNA China.

“Mayoritas untuk WNA dari China, sampai saat ini ada sekitar 150 pemohon dengan jenis permohonan izin tinggal terbatas permohonan baru,” ucap Sengky.

Sebagai informasi, peraturan new normal pelaksaaan pelayanan Kantor Imigrasi diatur dalam Surat Edaran IMI-GR.01.01.0946 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Keimigrasian Dalam Masa Tatanan Normal Baru.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved