Breaking News:

Kebiasaan Baru Bekerja di Era New Normal, Atur Jarak dengan Karyawan Lain hingga Bawa Baju Ganti

Sebagian masyarakat saat ini masih ada yang bekerja dari rumah (WFH), meski pemerintah sudah memberlakukan PSBB transisi.

freepik.com
Ilustrasi kerja 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sebagian masyarakat saat ini masih ada yang bekerja dari rumah (WFH), meski pemerintah sudah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Namun, ketika bekerja di kantor, mereka harus menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru untuk mengantisipiasi penularan virus corona (Covid-19).

Ilustrasi kerja
Ilustrasi kerja (freepik.com)

Ketua Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (PERDOKI) Dr. dr. Astrid Widajati Sulistomo, MPH, Sp.Ok mengingatkan saat mulai bekerja wajib pakai masker, jaga jarak dan bahkan membawa baju ganti untuk lebih menjaga kebersihan diri.

"Pekerja juga harus terus menjaga jarak, menggunakan masker, bawa baju ganti, serta meningkatkan daya imunitas. Jangan lagi menggunakan peralatan makan dan sholat bersama-sama,” kata dr. Astrid saat live bersama ILUNI UI, Selasa (16/6/2020).

10 Kebiasaan Baru Penumpang Pesawat di Bandara Saat New Normal

Kemudian dr. Astrid juga menyarankan kepada perusahaan untuk meningkatkan pemantauan kesehatan kepada karyawan dengan melakukan skrining dan identifikasi para pekerja.

Sebelum masuk ke kantor harus melakukan pemeriksaan suhu dengan thermal scanner, apabila suhu tubuh lebih dari 37,3 derajat maka pekerja tidak boleh masuk kerja.

Catat! Ini Protokol New Normal di Mal, Swalayan, Pasar, Sekolah hingga PKL di Bekasi

Perusahaan juga harus memantau gejala-gejala awal seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, dan lemas. Pengawasan ini dapat dilakukan setiap hari pada saat pekerja masuk.

"Ketika ada pekerja yang menjadi ODP atau PDP, mesti dicatat. Jika ada kasus, perlu dilihat pemetannya lalu ditelusuri jejaknya, siapa saja orang yang bertemu dengan orang positif,” kata dr. Astrid.

Lalu ruangan di kantor juga disemprot desinfeksi suda sampai empat kali sehari, serta penyediaan hand sanitizer di ruangan-ruangan kantor.

Terakhir dr. Astrid mengingatkan agar jangan mengumpulkan pekerja dalam jumlah banyak dan tidak mengadakan kerja lembur lebih dari delapan jam.

"Perlu adanya penjadwalan kerja. Selain itu pekerja tidak boleh memiliki jam kerja di atas 8 jam. Semua kebijakan harus siap sehingga tidak menimbulkan kebingungan pekerja,” pungkas dr. Astrid.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kebiasaan Baru Bekerja di Masa New Normal, Bawa Baju Ganti hingga Atur Jarak dengan Karyawan Lain

Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved