Breaking News:

PPDB Saat Covid-19, DPRD Minta Pemkot Tangerang Perhatikan Siswa yang Tidak Terserap Zonasi

Ia menjelaskan, bila siswa tak terserap zonasi dan masuk ke sekolah swasta orang tua murid pasti bertambah bebannya.

TribunJakarta/Ega Alfreda
ILUSTRASI Suasana daftar ulang di SMP 5 Tangerang untuk PPDB tingkat SMP sistem zonasi di Kota Tangerang, Kamis (4/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - DRPD Kota Tangerang meminta Pemerintah untuk memperhatikan siswa/i yang tidak terserap sistem zonasi saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 pada pandemi Covid-19.

Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Saiful Milah mempertanyakan sikap Dinas Pendidikan terhadap siswa yang tak terserap sistem zonasi PPDB tingkat SMP.

"Ditambah sekarang pandemi Covid-19, banyak warga yang terdampak ekonomi. Kalau tidak terserap zonasi, pasti ke sekolah swasta," kata Saiful kepada wartawan, Rabu (17/6/2020).

Ia menjelaskan, bila siswa tak terserap zonasi dan masuk ke sekolah swasta orang tua murid pasti bertambah bebannya.

Seperti membeli formulir, buku, seragam dan yang lainnya.

"Jangan bicara kondisi bahwa swasta ngga dapet murid. Kalau ke swasta pilihan bukan keterpaksaan. Ditambah pandemi seperti ini, banyak juga kategori warga miskin baru. Kalau sekolah negeri kan ada Dana BOS," ucapnya.

Kata Saiful, kemarin Dinas Pendidikan Kota Tangerang dipanggil untuk berbincang permasalahan tersebut.

Namun, pihak Dinas Pendidikan tidak bisa menjawab sampai mati kutu.

"Wali Kota Tangerang (Arief R. Wismansyah) dan kepala dinas jangan berlindung dengan sekolah negeri dibangun terus disetiap kecamatan swasta tak dapat murid. Ini menguji kemampuan pemkot dalam dunia pendidikan," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved