Breaking News:

Sabu Jenis Baru yang Diedarkan Pasutri di Jakarta Selatan Berasal dari Kolombia

AR dan YSR mengaku tidak mengetahui harga sabu jenis baru tersebut lantaran hanya bertindak sebagai kurir

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Sabu jenis baru berwarna merah yang diamankan Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (16/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Pasangan suami istri di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi kurir sabu jenis baru berwarna merah.

Kepada polisi, kedua tersangka yakni AR (34) dan YSR (32), mengatakan sabu tersebut berasal dari Kolombia.

"Itu (sabu) dari luar. Yang dia sampaikan berasal dari Kolombia," kata Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung, Selasa (16/6/2020).

AR dan YSR mengaku tidak mengetahui harga sabu jenis baru tersebut lantaran hanya bertindak sebagai kurir.

"Dia kan cuma kurir tuh. Tapi saya yakin pasti lebih mahal, namanya barang baru," ujar Vivick.

AR dan YSR diringkus di kediamannya di sebuah rumah kost di kawasan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/6/2020).

Dari hasil penangkapan kedua tersangka, polisi mengamankan 49,1 gram sabu merah dan 21,9 gram sabu putih.

AR (kiri) dan YSR (tengah), suami istri kurir narkoba yang ditangkap Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (16/6/2020).
AR (kiri) dan YSR (tengah), suami istri kurir narkoba yang ditangkap Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (16/6/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM)

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono mengatakan sabu berwarna merah yang diamankan termasuk narkoba jenis baru.

"Sabu merah ini jenis baru. Yang bersangkutan sudah satu tahun menjadi kurir dan lingkupnya masih di Jakarta," kata Budi saat di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (16/6/2020).

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang bahwa terdapat rumah kost yang dijadikan sebagai tempat penyimbanan narkotika.

Polisi pun melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggerebek rumah kos tersebut sekaligus mengamankan barang bukti.

18 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Ini Masuk PSBL, Berikut Daftarnya

Ramalan Zodiak Rabu 17 Juni 2020: Percintaan Capricorn Terasa Sulit, Taurus Berhenti Berpura-Pura

Dari Striker Hingga Bek Kiri, Rezaldi Hehanussa Ungkap Sosok Berjasa yang Merubah Posisinya

"Tersangka menjadi perantara dalam hal jual beli dan menawarkan narkotika ini," jelas dia.

Akibat perbuatannya, suami istri tersebut dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Keduanya terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved