Breaking News:

Kasus Pencabulan di Depok

Update Kasus Pencabulan Pengurus Rumah Ibadah di Depok, Polisi Fokus Pendampingan Kejiwaan Korban

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, mengatakan bahwa saaat ini pihaknya tengah fokus untuk pendampingan psikologis korban.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Pengurus rumah ibadah yang diduga berbuat asusila kepada sejumlah anak di bawah umur diamankan di Mapolrestro Depok, Senin (15/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI – Kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang pengurus rumah ibadah di Kota Depok berinisial SM (42) masih terus berlanjut.

Terbaru, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah, mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah fokus untuk pendampingan psikologis korban.

“Kami cenderung ke korban dulu (pendampingan psikologis), karena untuk kebutuhan penyidikan dan kestabilan korban dalam memberikan keterangan,” ujar Azis di kawasan Margonda, Beji, Kota Depok, Rabu (17/6/2020).

Sementara untuk pemeriksaan kejiwaan pelaku, Azis berujar kemungkinan akan dilakukan oleh Kuasa Hukum pelaku.

“Kalau dari pelaku mungkin nanti ada dari kuasa hukum pelakunya ya,” katanya.

Hal yang lain, Azis mengatakan belum ada korban yang kembali melaporkan perbuatan bejat pelaku.

Meski begitu, pihaknya menduga ada kurang lebihnya lima korban.

“Kemungkinan ada tambahan (korban), kurang lebih lima ya. Yang jelas saat ini eplaku sudah mengakui dan bertanggung jawab atas perbuatannya,” katanya.

Sebelum, Azis juga berujar pelaku terancam dijerat Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan penjara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved