Breaking News:

Formula E Ditunda

Desak Pemprov DKI Tarik Commitment Fee Formula E 31 Juta Pounds, Komisi E: Buat Bansos Covid-19  

Komisi E DPRD DKI Jakarta mendesak Pemprov DKI segera menarik uang commitment fee penyelenggaraan Formula E yang telah dibayarkan.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Rancangan rute lintasan balap Formula E di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Komisi E DPRD DKI Jakarta mendesak Pemprov DKI segera menarik uang commitment fee penyelenggaraan Formula E yang telah dibayarkan.

Hal ini diungkapkan oleh para anggota dewan dalam rapat dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) pada Rabu (17/6/2020) lalu.

“Kami kemarin dalam rapat meminta agar kalau bisa dana yang sudah dibayarkan ditarik dulu, karena kita lagi butuh dana,” ucap Ketua Komisi E Imam Satria, Kamis (18/6/2020).

Dana tersebut dibutuhkan Pemprov DKI untuk penanganan pandemi Covid-19 yang hingga kini penyebarannya terus meluas.

Terlebih, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak mengalami penurunan drastis sejak penyakit yang disebabkan oleh virus corona (SARS-CoV-2) itu mewabah beberapa bulan terakhir.

“Kami  enggak tahu Covid ini akan endingnya seperti apa, kalau covid selesai, ekonominya kan belum selesai,” ujarnya saat dikonfirmasi.

“Ekonomi baru mau mulai, sementara kita harus merangkak, contoh saja APBD sudah turun hampir 60 persen,” sambungnya.

Sampai saat ini, Pempov DKI Jakarta sendiri telah menyetorkan uang commitment fee sebesar 31 juta poundsterling atau setara dengan Rp 542,5 miliar (asumsi 1 poundsterling = Rp 17.500).

Rinciannya, sebanyak 20 juta poundsterling dibayarkan pada 2019 lalu sebagai commitment fee penyelenggaraan Formula E 2020.

Pembayarannya pun dilakukan dua tahap, pertama sebanyak 10 juta poundsterling dibayarkan pada Agustus 2019 dan 10 juta poundsterling sisanya pada 31 Desember.

Kemudian, Pemprov DKI juga menyetorkan 11 juta poundsterling pada awal tahun 2020 untuk commitment fee penyelenggaraan Formula E 2021.

“Memang uangnya enggak hilang, tapi alangkah sayang uangnya terparkir di situ. Mending dipakai untuk kebutuhan bansos atau bangun sekolah,” kata politisi senior Gerindra ini.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved