Breaking News:

Pilkada Kota Tangsel

Didorong Gerindra Maju Pilkada Tangsel, Rahayu Saraswati Tinggal Tunggu Tanda Tangan Prabowo

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo tinggal menunggu restu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto maju pada Pilkada Tangsel.

ISTIMEWA/DPR.GO.ID
Politikus Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Rahayu Saraswati Djojohadikusumo tinggal menunggu restu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto maju pada Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel).

Rahayu yang juga keponakan dari Prabowo itu, diusung oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Tangsel dan disetujui oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk menjadi calon wali kota.

Namun Rahayu tidak jumawa.

Wanita 34 tahun memahami benar situasi politik tanah air.

Mantan anggota Komisi VIII DPR RI itu tidak akan mendeklarasikan diri sebelum ada surat keputusan (SK) dari sang ketua umum (Ketum).

"Saya belum dapet kabar, saya masih menunggu arahan dari pimpinan, setahu saya rekomnya dari DPC dan mungkin sudah disepakati oleh DPP, tetapi tentunya saya tidak mau melangkahi Ketum dan yang paling tinggi, ini kan istilahnya sudah ada rekomnya selama SK-nya belum keluar saya tidak bisa memberikan kepastian, namanya juga politik," ujar Rahayu saat dihubungi TribunJakarta.com, Jumat (19/6/2020).

Rahayu mempertimbangkan koalisi yang harus dilakukan Gerindra.

Partai berlogo kepala Garuda itu baru memiliki delapan kursi DPRD Tangsel.

Untuk bisa mendaftarkan pasangan calonnya ke KPU, Gerindra harus berkoalisi untuk mendapatkan minimal 10 kursi DPRD Tangsel.

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved