Lanud Halim Perdanakusuma Berikan Sosialiasi Ke Masyarakat Sekitar Bandara Terkait Layang-layang

Lanud Halim Perdanakusuma berikan sosialisasi perihal bahaya layang-layang ke masyarakat.

Istimewa
Suasana sosialisasi perihal bahaya menerbangkan layang-layang di sekitar Bandar Udara, Jumat (19/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Terima laporan adanya layang-layang yang diterbangkan, Lanud Halim Perdanakusuma berikan sosialisasi perihal bahaya layang-layang ke masyarakat.

Meski mainan yang mengasyikan, layang-layang tetap berbahaya bila diterbangkan disekitaran bandara.

Pada Jumat (19/6/2020), Lanud Halim Perdanakusuma melalui jajaran Dinas Operasi Bersama dengan petugas AirNav Bandara Halim Perdanakusuma melakukan patroli.

Hal ini sebagai langkah pencegahan serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak menerbangkan layang-layang di sekitar kawasan Lanud dan Bandara Halim Perdanakusuma, termasuk dalam Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).

"Kegiatan patroli ini dilakukan setelah adanya laporan layang-layang yang diterbangkan di sekitar wilayah Lanud atau Bandara Halim, baik itu penerbang TNI AU, pilot pesawat sipil serta petugas bandara," kata Kasibaseops Disops Lanud Halim Perdanakusuma, Letkol Pnb Anjoe Manik di Jakarta.

Patroli ini akan dilaksanakan secara rutin dengan tujuan memberikan sosialisasi, imbauan serta edukasi kepada masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di sekitar area bandara, sebab akan mengganggu dan membahayakan penerbangan.

Sesuai UU Nomor 1 Tahun 2009 Tentang penerbangan, larangan menerbangkan layang-layang diatur dalam pasal 210 dan pasal 421 ayat (2), yang pada intinya berisi setiap orang dilarang berada di daerah tertentu di bandar udara, membuat halangan dan atau melakukan kegiatan lain yang dapat membahayakan keselamatan dan penerbangan.

Hubungan PSSI dengan Shin Tae-yong Memanas: Ancam Pecat dan Peluang Indra Sjafri Jadi Pelatih

Rahasia Pasar Slipi Jakarta Barat Nihil Kasus Covid-19: Kita Keliling Pakai Toa Supaya Semuanya Taat

Teror Tengkorak di Mataram Berlanjut, HR Kini Dikirimi Kain Kafan, Korban Sempat Lihat Sosok Pelaku

Selain itu, sesuai Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil (PKPS) bagian 101 tentang Balon Udara yang ditambatkan, Layang-layang, Roket tanpa awak dan Balon Udara Bebas Tanpa Awak disebutkan bahwa dalam radius 5 mil atau 8450 meter dari Lanud atau Bandara Halim Perdanakusuma tidak boleh ada layang-layang yang diterbangkan.

"Diharapkan melalui kegiatan ini masyarakat akan mengerti, memahami dan teredukasi bahwa menerbangkan layang-layang di sekitar KKOP atau sekitar wilayah bandara akan membahayakan keselamatan penerbangan," tambah Kadisops Lanud Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb Achmad Zailani

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved