Breaking News:

Meski Industri Terimbas Covid-19, Pasar Elektronik Dinilai Masih Sangat Menjanjikan

Pertumbuhan pasar industri elektronik Indonesia memang menurun, tapi Kuartal II/2020 diperkirakan mencatat pertumbuhan 12%

Shutterstock
Ilustrasi menonton Tv 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan pemerintah dalam menekan laju penularan wabah Covid-19 sedikit banyak berpengaruh terhadap kegiatan perekonomian diberbagai sektor tak terkecuali sektor jual beli barang elektronik.

Bahkan sejumlah sentra-sentra perdagangan elektronik harus menutup kegiatan usahanya dalam beberapa bulan.

Tak pelak hal itu menyebabkan angka pertumbuhan pasar elektronik mengalami angka penurunan yang cukup signifikan.

Kathleen Angelica, Marketing Manager Rajawali Emas misalnya menuturkan, pertumbuhan pasar elektronik disaat adanya wabah Covid-19 cukup terganggu.

Angka pertumbuhan pasar elektronik cukup terpukul dengan adanya wabah Covid-19. Pertumbuhan pasar industri elektronik Indonesia memang menurun, tapi Kuartal II/2020 diperkirakan mencatat pertumbuhan 12% jika dibandingkan kuartal I/2020.

Meningkatnya penjualan di Kuartal II/2020 karena perusahaan menjalankan superior performance.

"Efektivitas dan strategi operasional keduanya penting untuk kinerja yang unggul, yang bagaimanapun, adalah tujuan utama perusahaan kami. Tetapi mereka bekerja dengan cara yang sangat berbeda," kata Kathleen Angelica dalam keterangannya, Jumat (19/6/2020).

"Kita sangat optimis dengan strategi yang tepat, penjualan pasti meningkat walaupun ada Covid-19," tambahnya.

Menurutnya, peluang pasar elektronik ke depan justru sangat menjanjikan.

Kathleen Angelica, Marketing Manager Rajawali Emas
Kathleen Angelica, Marketing Manager Rajawali Emas (Istimewa)

Sediakan Barang-Barang Elektronik Bermerk Internasional, Perusahaan Ini Tawarkan Sejumlah Keunggulan

"Cukup prospektif mengingat angka pertumbuhan kalangan milenial yang sangat tinggi. Kenapa dikaitkan dengan milenial karena melihat pola kecenderungan mereka yang tak terlepas dari barang-barang elektronik dalam kesehariannya. Tentu saja ini peluang dan ini jadi concern Rajawali Emas selaku Multi brand Electronic National Distribution Company yang menjadi main distributor produk produk seperti Samsung, LG, Sharp, Toshiba, Daikin, Panasonic dan lain lain," paparnya.

Tak lupa, Kathleen Angelica juga menganjurkan kepada seluruh jaringan outlet yang berafiliasi ke PT Rajawali Emas Internasional untuk tetap menerapkan aturan-aturan kesehatan ditengah pandemi ini.

"Memasuki era new normal tetap kami anjurkan agar jaringan outlet yang berafiliasi ke kami untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sebagaimana dianjurkan WHO maupun pemerintah kita. Protokol kesehatan kita jalankan, usaha lancar," tandasnya.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved