Pengunggah Celotehan Ayahnya Diperiksa Polisi, Begini Sindiran Anak Bungsu Gus Dur di Medsos

Inayah Wahid mengomentari cuitan akun sebuah media yang memberikan Ismail. Inaya Wahid menulis mestinya Polisi bukan memanggil orang yang mengutip.

Tribunnews.com/Danang Triatmojo
Putri Bungsu Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid, Inayah Wahid di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2019) 

Selain itu, Alissa juga meminta aparat penegak hukum untuk tidak mengintimidasi warga negara yang mengekspresikan dan menyatakan pendapat melalui media apapun.

Sebab, lanjut dia, kebebasan berekspresi dan menyatakan pendapat adalah hak konstitusional yang wajib dilindungi oleh aparat penegak hukum.

"Penggunaan Pasal 45 Ayat 3 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tidaklah tepat karena pasal pencemaran nama baik hanya berlaku untuk subjek perorangan, bukan terkait dengan lembaga apalagi pemerintah," tegasnya.

Istana

Staf Khusus Presiden bidang Hukum Dini Purwono menilai, tidak tepat Polres Kepulauan Sula memanggil pengunggah guyonan Gus Dur.

Sebab, menurut Dini, tidak ada yang salah dari langkah Ismail mengunggah guyonan tersebut.

"Saya belum membaca unggahan yang bersangkutan di Facebook."

"Tapi kalau dari yang saya baca di media, sepertinya hanya mengutip kembali guyonan Alm Gus Dur," kata Dini, seperti dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com.

"Kalau memang betul hanya seperti itu saja, menurut saya pribadi dari sisi hukum seharusnya tidak ada masalah," imbuhnya.

Dini mengatakan, harusnya lelucon yang pernah disampaikan Gus Dur tersebut direspons secara positif.

Yakni untuk memacu semangat kepolisian dalam memperbaiki kinerjanya

Bahkan, lanjut Dini, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga pernah melontarkan lelucon serupa saat masih menjabat Kapolri pada 2017 lalu.

"Setahu saya Pak Tito Karnavian juga pernah mengutip lelucon yang sama dan meresponi lelucon tersebut secara positif," terang Dini.

Dini menegaskan, dalam hal ini, presiden memiliki posisi yang jelas, bahwa kebebasan berpendapat adalah hak konstitusional dan dijamin dalam konstitusi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved