Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Tentang Dexamethasone: Obat Keras, Hanya untuk Pasien Kritis, Bisa Gagal Ginjal, Ini Penjelasan BPOM

Yang perlu benar-benar dipahami adalah, Dexamethasone bukan obat pencegahan. Obat keras tersebut digunakan pada situasi kritis

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Mengenal Dexamethasone 

TRIBUNJAKARTA.COM- Obat Dexamethasone semacam oase saat obat dan vaksin Covid-19 belum ditemukan hingga saat ini.

Para peneliti dari University of Oxford, Inggris membuktikan Obat Dexamethasone efektif dalam perawatan pasien Covid-19.

Yang perlu benar-benar dipahami adalah, Dexamethasone bukan obat pencegahan. Obat keras tersebut digunakan pada situasi kritis. Simak selengkapnya;

Belum terbukti efektif pada pasien gejala ringan

World Health Organization (WHO) menyambut baik temuan awal tersebut. Dengan catatan, dexamethasone hanya diberikan untuk pasien Covid-19 dalam kondisi kritis.

Temuan awal ini belum terbukti efektif pada pasien Covid-19 yang memiliki gejala ringan.

WHO sendiri menempatkan dexamethasone dalam daftar Model List of Essential Medicines sejak 1977 dalam berbagai formulasi.

Obat ini bisa didapatkan di hampir semua negara, dengan beberapa formulasi turunan yang juga beredar luas.

BPOM angkat bicara

Dexamethasone adalah obat keras yang tidak dapat digunakan untuk mencegah penyakit Covid-19. Badan POM dalam klarifikasi resminya menekankan hal tersebut.

Halaman
1234
Penulis: erik sinaga
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved